EVI NUR ZAKIYAH RAHMATUS SAIDAH AGUSTIN, 1860102222158 and NURIL FARIDA MAR'ATUS, 199003072019032012 (2026) OTORITAS ORANG TUA DALAM KEPUTUSAN PERNIKAHAN ANAK PEREMPUAN PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Kasus di Desa Mentaos, Kec. Gudo, Kab. Jombang). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (519kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (572kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (272kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (466kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (975kB) |
Abstract
Evi Nur Zakiyah Rahmatus Saidah Agustin, NIM 1860102222158, “Otoritas Orang Tua dalam Keputusan Pernikahan Anak Perempuan Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Kasus di Desa Mentaos, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang)”, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026. Pembimbing: Nuril Farida Mar’atus, M.H.I. Kata Kunci: otoritas orang tua, wali nikah, kafaʼah, keputusan pernikahan, hukum keluarga Islam Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik otoritas orang tua, khususnya ayah selaku wali nasab, yang kerap berbenturan dengan hak kebebasan memilih pasangan dan kerelaan (riḍā) anak perempuan akibat minimnya ruang musyawarah dalam keluarga, sehingga berpotensi memicu ketidaksiapan emosional dan kerentanan konflik pasca-pernikahan. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan otoritas orang tua sebagai wali dalam keputusan pernikahan anak perempuan di Desa Mentaos, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dan (2) untuk menganalisis tinjauan Hukum Keluarga Islam terhadap peran dan tanggung jawab orang tua tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh narasumber tiga ayah, tiga anak perempuan, dan satu tokoh agama lal dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai uji keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) otoritas orang tua di Desa Mentaos bersifat protektif dan fasilitatif, dengan para ayah menjalankan fungsi preventif melalui standar kelayakan calon berbasis akhlak yang selaras dengan perspektif al-Ghazālī, meski keterlibatan anak perempuan bervariasi antara pola dialogis hingga sepihak; (2) kedudukan ayah sebagai wali nasab telah memenuhi ketetapan syar’i, dan berdasarkan maqāṣid al-syarīʼah al-Syāṭibī, aspek ḥifẓ al-nasl, ḥifẓ al-dīn, dan ḥifẓ al-māl telah terpenuhi proporsional, namun ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-ʼaql berisiko terabaikan pada pola yang kurang melibatkan anak. Oleh karena itu, maqāṣid al-syarīʼah menghendaki integrasi seimbang antara bimbingan wali nasab dan kerelaan anak perempuan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102222158 EVI NUR ZAKIYAH RAHMATUS SAIDAH AGUSTIN |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:49 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:49 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71853 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
