UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung INSTITUTIONAL REPOSITORY UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

SAREKAT ISLAM PASCA PERPECAHAN (Rekonstruksi Identitas Politik Islam di Surabaya 1924-1930)

ABDUL AZIZ MASYHUR, 1860307221023 and HENDRA AFIYANTO, 198811112019031011 (2026) SAREKAT ISLAM PASCA PERPECAHAN (Rekonstruksi Identitas Politik Islam di Surabaya 1924-1930). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (722kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (200kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (136kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (167kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (71kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Rekonstruksi identitas politik Islam Sarekat Islam (SI) di Surabaya pada periode 1924-1930 sebagai respons atas perpecahan organisasi yang terjadi pada tahun 1921 antara kelompok SI Putih yang berlandaskan asas Islam dan kelompok SI Merah yang condong pada sosialisme-komunisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi Sarekat Islam di Surabaya pasca perpecahan, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendorong rekonstruksi identitas politiknya pada periode 1924-1930, serta menganalisis peran H.O.S. Tjokroaminoto dan tokoh-tokoh lokal Surabaya dalam membangun kembali arah politik organisasi. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpecahan tahun 1923 melemahkan konsolidasi internal SI di Surabaya, namun sekaligus mendorong transformasi organisasi menjadi Partai Sarekat Islam (PSI) pada 1923 dan Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) pada 1929 sebagai penegasan identitas keislaman. Rekonstruksi identitas politik tersebut didorong oleh perpaduan faktor internal, seperti disiplin partai, sosialisme Islam, dan strategi hijrah, serta faktor eksternal, seperti tekanan kolonial dan persaingan dengan organisasi pergerakan lain seperti Partai Nasional Indonesia. Kediaman H.O.S. Tjokroaminoto di Gang Peneleh berperan sebagai ruang kaderisasi yang melahirkan tokoh-tokoh lokal Surabaya, baik yang tetap loyal pada SI seperti Wondoamiseno, Sosrokardono, dan Abikusno Tjokrosujoso, maupun yang kemudian berseberangan secara ideologis seperti Semaoen dan Musso. Penelitian ini menyimpulkan bahwa periode pasca perpecahan bukan semata fase kemunduran, melainkan fase transisi menuju konsolidasi ideologis yang aktif dan adaptif. Kata Kunci: H.O.S Tjokroaminoto, Rekontruksi Identitas Politik, Sarekat Islam, Surabaya,1924-1930.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: 1860307221023 ABDUL AZIZ MASYHUR
Date Deposited: 15 Oct 2026 06:51
Last Modified: 15 Oct 2026 06:51
URI: https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72996

Actions (login required)

View Item View Item