KAMILIYAH ZAHROTUN NISA`, 1860309222089 and DIAN PRATIWI PRIBADI, 197712072023212012 (2026) SOLIDARITAS SOSIAL ISLAM PESISIR PADA MASYARAKAT DESA PANGKAHWETAN MELALUI TRADISI RITUKAN. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (435kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (341kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Solidaritas Sosial Islam Pesisir pada Masyarakat Desa Pangkahwetan Melalui Tradisi Ritukan” ini ditulis oleh Kamiliyah Zahrotun Nisa’, NIM. 1860309222089, dengan pembimbing Dian Pratiwi Pribadi, S.P., M.Sc. Kata Kunci: Tradisi Ritukan, Islam Pesisir, Solidaritas Sosial. Tradisi Ritukan merupakan salah satu tradisi masyarakat pesisir di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik yang masih dilaksanakan sebagai bagian dari syiar Ramadan. Tradisi ini berkembang melalui perpaduan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal sehingga tetap bertahan di tengah perubahan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Tradisi Ritukan mencerminkan karakteristik Islam pesisir pada masyarakat Desa Pangkahwetan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis penelitian menggunakan pemikiran Émile Durkheim dalam The Elementary Forms of Religious Life sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Ritukan mencerminkan karakteristik Islam pesisir melalui perpaduan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal yang tetap dipertahankan dalam pelaksanaannya. Meskipun mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan zaman, tradisi ini tetap berfungsi sebagai media syiar Ramadan, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta melestarikan budaya lokal. Berdasarkan analisis Durkheim, Tradisi Ritukan merupakan ritual kolektif yang membangun collective consciousness sehingga memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Dengan demikian, Tradisi Ritukan tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga berperan dalam memelihara kehidupan sosial dan memperkuat identitas Islam pesisir di Desa Pangkahwetan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama Sosiologi Agama > Tradisi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | 1860309222089 KAMILIYAH ZAHROTUN NISA` |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 04:06 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 04:06 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/73076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
