RESTU ARDY FISMANSYAH, 126309212099 and A. ZAHID, 19920619220121007 (2025) EKSPRESI RELIGIUS MASYARAKAT PADA TRADISI KENDURI DI DESA PAKISREJO KECAMATAN REJOTANGAN. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (661kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (256kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (365kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (335kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (449kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tradisi kenduri di Desa Pakisrejo tidak hanya berfungsi sebagai acara sosial, tetapi juga sebagai ekspresi religius yang mendalam. Melalui praktik kenduri pernikahan, masyarakat mengekspresikan rasa syukur dan harapan kepada Tuhan. Tradisi ini tidak hanya sebagai bentuk syukuran atau perayaan semata, tetapi juga mengandung makna religius yang mendalam. Dalam konteks masyarakat Desa Pakisrejo, kenduri pernikahan menjadi media untuk mengekspresikan rasa syukur kepada Tuhan, menjalin silaturahmi antar warga dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk menggali makna religius yang terkandung dalam tradisi ini, serta bagaimana interaksi sosial membentuk pemahaman kolektif dalam masyarakat. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat umum dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validitas data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan cross-check untuk memastikan keakuratan informasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kenduri pernikahan di Desa Pakisrejo masih dilestarikan dan diyakini mengandung banyak nilai, baik sosial maupun religius. Kenduri tidak hanya menjadi media doa dan sedekah, tetapi juga sarana mempererat solidaritas warga. Tradisi ini juga dianggap sebagai bentuk ekspresi religius karena mengandung unsur spiritual seperti pembacaan doa, penghormatan terhadap leluhur dan sedekah makanan kepada masyarakat. Dengan demikian, kenduri pernikahan berfungsi ganda sebagai praktik budaya dan penghayatan nilai-nilai keagamaan Islam yang masih hidup dalam masyarakat.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama Sosiologi Agama > Tradisi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | 126309212099 RESTU ARDY FIRMANSYAH |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:54 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:54 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/73117 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
