PERAN GURU ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DALAM MENINGKATKAN SIKAP SOPAN SANTUN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA DI MTs ASWAJA TUNGGANGRI KALIDAWIR TAHUN AJARAN 2020/2021

AHMAD MARYONO, 12209173092 (2021) PERAN GURU ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DALAM MENINGKATKAN SIKAP SOPAN SANTUN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA DI MTs ASWAJA TUNGGANGRI KALIDAWIR TAHUN AJARAN 2020/2021. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (493kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (837kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (917kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (590kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (744kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (771kB) | Preview
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (111kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (332kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Peran Guru Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Meningkatkan Sikap Sopan Santun, dan Tanggung Jawab Siswa di MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir” ditulis oleh Ahmad Maryono NIM 12209173092, Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, dibimbing oleh Drs. H. Jani, M. M., M.Pd. Kata Kunci: Peran Guru, Sopan Santun, Tanggung Jawab Guru merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam lembaga pendidikan yang memiliki hubungan sangat dekat dengan peserta didik, baik dalam proses pembelajaran akademik, esktra kulikuler. Dalam lembaga sekolah, guru bisa diartikan sebagai figur atau garda terdepan yang lebih mampu dalam membentuk suatu berkrakter, berbudaya, moral maupun sikap sopan santun dan tanggung jawab pada peserta didik. Hal ini karena guru langsung berhadapan langsung dengan seorang murid dibandingkan kepala sekolah maupun guru kesiswaan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendefinisikan bagaimana proses pembelajaran IPS dalam meningkatkan sikap sopan santun dan tanggung jawab pada siswa di MTs Tunggangri Tahun Ajaran 2020/2021. (2) Untuk mendefenisikan strategi apa yang digunakan guru IPS dalam meningkatkan sikap sopan santun dan tanggung jawab pada siswa di MTs Tunggangri Tahun Ajaran 2020/2021. (3) Untuk Mendefenisikan Faktor Pendukung dan Penghamat Guru Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Menumbuhkan Sikap Sopan Santun dan Tanggung Jawab Pada Siswa di MTs Tunggangri Tulungagung Tahun Ajaran 2020/2021 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Peranan guru kelas IPS yaitu guru kelas sebagai pembimbing, guru kelas sebagai penasehat, guru kelas sebagai model dan teladan, serta guru kelas sebagai mediator dan fasilitator terkait dengan kedisiplinan dan sopan santun siswa. (2) Peranan guru dalam meningkatkan sikap sopan santun dan tanggungjawab siswa yang dilakukan di MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung sebagai berikut: guru sebagai pembimbing, guru sebagai penasehat, guru sebagai model dan teladan, serta guru sebagai mediator dan fasilitator yang dilakukan oleh guru kelas terhadap pelanggaran tata tertib Madrasah terkait dengan kedisiplinan siswa. Peningkatan kedisiplinan siswa terbentuk melalui kebiasaan melaksanakan tata tertib yang diberikan oleh guru kepada siswa baik tertulis maupun lisan. Ketika guru menasehati siswa untuk tidak ramai dan siswa membiasakan tidak ramai, maka kondisi kelas menjadi tenang. (3) Peranan guru dalam meningkatkan sopan santun dan tanggungjawab pada siswa di MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagug sebagai berikut: guru sebagai pembimbing, guru sebagai penasehat, guru sebagai model dan teladan, serta guru sebagai mediator dan fasilitator yang dilakukan oleh guru kelas terhadap kasus pelanggaran tata tertib madrasah mengenai sopan santun dan tanggungjawab siswa. Dengan adanya peranan guru dalam memberikan informasi mengenai sopan santun dan tanggungjawab siswa, sopan santun dan tanggungjawab siswa menjadi meningkat, Siswa yang awalnya kurang sopan seperti naik ke kursi atau berbicara dengan menggunakan bahasa Jawa Ngoko dengan orang yang lebih tua menjadi lebih sopan dalam berperilaku dan tidak mengulangi perbuatan yang kurang sopan tersebut serta bertambahnya rasa tanggungjawab ketika dikasih tugas sama guru selalu dikerjakan tepat waktu.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Guru
Pendidikan Islam > Madrasah tsanawiyah
Pendidikan > Pendidikan Karakter
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris IPS
Depositing User: S1 12209173092 AHMAD MARYONO
Date Deposited: 17 Nov 2021 01:52
Last Modified: 17 Nov 2021 01:52
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/21614

Actions (login required)

View Item View Item