PROBLEMATIKA GURU DALAM PELAKSANAAN BLENDED LEARNING SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MUATAN IPA KELAS IV DI MI THOLABUDDIN GANDUSARI

DESTI AFIFATUS SHOIMAH, 12205183050 (2022) PROBLEMATIKA GURU DALAM PELAKSANAAN BLENDED LEARNING SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MUATAN IPA KELAS IV DI MI THOLABUDDIN GANDUSARI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (8MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (940kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Problematika Guru Dalam Pelaksanaan Blended Learning Selama Masa Pandemi Covid 19 Pada Pembelajaran Tematik Muatan IPA Kelas IV Di MI Tholabuddin Gandusari” ini ditulis oleh Desti Afifatus Shoimah, NIM 12205183050, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dibimbing oleh: Dr. H. Asrop Safi’i, M.Ag. Kata Kunci: Problematika Guru, Blended learning, dan Pembelajaran Tematik Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa ada permasalahan yang dihadapi oleh guru yaitu dalam pelaksanaan blended learning pada pembelajaran tematik untuk siswa sekolah dasar di masa pandemi. Penerapan blended learning awalnya diharapkan mampu memudahkan pendidik dalam pencapaian tujuan dari materi tematik yang disampaikan khususnya pada mata pelajaran IPA. Namun ada saja permasalahan yang muncul dari guru maupun siswa. Jadi dalam Proses pembelajaran blended learning di sekolah tersebut tentunya tidak semudah yang dibayangkan karena masih terdapat kendala dalam proses pembelajaran dan masalah lain yang dihadapi guru selama masa pandemi. Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk mengangakat judul Problematika Guru dalam Pelaksanaan Blended Learning Selama Masa Pandemi Covid-19 pada Pembelajaran Tematik Muatan IPA Kelas IV Di MI Tholabuddin Gandusari. Fokus penelitian yang dikaji dalam skripsi ini, dapat dijabarkan dalam beberapa pertanyaan sebagai berikut: (1) Bagaimana proses pelaksanaan blended learning selama masa pandemi covid 19 pada pembelajaran tematik muatan IPA Kelas IV di MI Tholabuddin Gandusari? (2) Bagaimana problematika yang dihadapi guru dalam proses pelaksanaan blended learning selama masa pandemi covid 19 pada pembelajaran tematik muatan IPA kelas IV di MI Tholabuddin Gandusari? (3) Bagaimana upaya mengatasi problematika yang dihadapi guru dalam pelaksanaan blended learning selama masa pandemi covid 19 pada pembelajaran tematik muatan IPA kelas IV di MI Tholabuddin Gandusari? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan untuk menganalisis data-data berupa kalimat atau kata. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisisipan, dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan data menggunakan perpanjang pengamatan, ketergantungan data, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pelaksanaan blended learning selama masa pandemi covid 19 pada pembelajaran tematik yaitu dengan jadwal terpisah, online dari rumah masing-masing dan tatap muka dengan membuat kelompok kecil di luar sekolah seperti di rumah wali murid atau wali kelas dengan protokol kesehatan yang ketat dan terbatas untuk jumlah siswa dan waktunya. Proses pelaksanaan blended learning pada pembelajaran tematik muatan IPA sesuai dengan perangkat dan perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru. (2) Problematika yang dihadapi guru dalam proses pelaksanaan blended learning yaitu muncul dari guru maupun siswa seperti problem jaringan/kuota internet, tidak terpenuhinya target guru pada siswa karena tidak bisa memantau siswa secara langsung saat online, adanya problem atau kendala ketika memulai adaptasi perubahan pembiasaan baru dengan tatap muka kembali setelah lama online, dan masalah terkait penilaian pada siswa. (3) Upaya dari guru yaitu pemberian kebebasan kepada siswa untuk bertanya jawab melalui chat pribadi di whatsapp, pengadaan rapat kerja guru, ada bantuan kuota, pendisiplinan siswa pada pembelajaran tatap muka, pemahaman lebih mengenai materi yang tidak dipahami saat online, kunjungan ke rumah siswa untuk kerjasama dengan orangtua dalam memberikan motivasi serta perhatian pada anak. Dengan seiring berjalannya waktu, madrasah memberlakukan pertemuan tatap muka terbatas di Sekolah dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dan sudah merupakan kesepakatan bersama untuk dilakukan. Oleh sebab itu pembelajaran tatap muka diberlakukan dan masih tetap berjalan hingga akhir semester ini.

Item Type: Skripsi
Subjects: Covid-19
Pendidikan > Daring
Pendidikan > Luring
Pendidikan Islam > Madrasah ibtidaiyah
Pendidikan > Metode Pembelajaran
Pendidikan > Strategi Pembelajaran
Pendidikan > Tematik
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru MI
Depositing User: Desti Afifatus Shoimah
Date Deposited: 19 Jul 2022 07:59
Last Modified: 19 Jul 2022 07:59
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/27726

Actions (login required)

View Item View Item