KONSEPSI KELUARGA BAHAGIA DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN (Kajian Tematik)

USWATUN HASANAH, 3231103019 (2014) KONSEPSI KELUARGA BAHAGIA DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN (Kajian Tematik). [ Skripsi ]

[img] Text
BAB I.rtf

Download (205kB)
[img] Text
BAB II.rtf

Download (455kB)
[img] Text
BAB III.rtf

Download (409kB)
[img] Text
BAB IV.rtf

Download (648kB)
[img] Text
BAB V.rtf

Download (64kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.rtf

Download (66kB)
[img] Text
cover.rtf

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul : “Konsepsi Keluarga Bahagia dalam Pandangan al-Qur’an (Kajian Tematik) ini ditulis oleh Uswatun Hasanah, Nim: 3231101019 program sarjana Jurusan Tafsir Hadis, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan dibimbing oleh Dr. H. Abad Badruzaman, Lc., M.Ag Kata Kunci: Keluarga Bahagia Sebagaimana diketahui bahwa Allah SWT menciptakan manusia dengan tujuan untuk meramaikan dan memakmurkan bumi ini. Jika demikian halnya maka kelangsungan bumi ini juga tergantung pada kelangsungan pada hidup manusia. Salah satu cara untuk melangsungkan kehidupan manusia adalah dengan menikah. Seorang manusia menurut tabiatnya biasanya senang berkumpul dengan orang-orang yang disenanginya seperti seorang suami atau istrinya. Keberadaan suami atau istri dijadikan tempat mengadu berbagai keluhan, menghibur diri dari kesedihan, memecahkan berbagai problematika kehidupan, terutama masalah keluarga yang menjadi salah satu bagian penting dalam tata kehidupan ini. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah (1) bagaimana pernikahan dalam pandangan Islam? (2) apa hak dan kewajiban suami istri dalam pandangan al-Qur’an? (3). Bagaimana Prinsip-prinsip keluarga bahagia dalam pandangan al-Qur’an? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui tentang pernikahan dalam pandangan Islam (2) untuk mengetahui apa saja hak dan kewajiban suami istri dalam pandangan al-Qur’an (3) untuk mengetahui prinsip-prinsip keluarga bahagia dalam pandangan al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik (Maudhu’i). Dalam kajian ini data atau informasi yang digunakan adalah Sumber data primer dan Sumber data sekunder. Metode (manhaj atau tharîqot) adalah seperangkat aturan yang harus diperhatikan dan dipatuhi oleh mufassîr dalam memberikan interpretasi terhadap al-Qur’an agar terhindar dari kesalahan dan penyimpangan. Adapun penelitian ini menggunakan tafsir maudhu’î (tamatik), dengan cara mengumpulkan ayat-ayat yang membicarakan topik tertentu. Metode ini didasari atas keyakinan bahwa masing-masing ayat al-Qur’an tidak ada kontradiksi. Adapun bentuk penelitian ini masuk kategori penelitian pustaka (library research). Pernikahan dalam Islam merupakan ikatan antara pria dan wanita untuk menjadi suami istri hal itu telah ditentukan dan diatur didalam Islam. sehingga menjadi ikatan perkawinan yang resmi, untuk menjadi iktan perkawinan yang resmi harus memenuhi syarat dan rukun yang telah ditetapkan sehingga dapat mendirikan keluarga yang harmonis, sejahtera dan bahagia, sedangkan untuk hukum pernikahan pada dasarnya adalah mubah namun bisa berubah menjadi sunah, wajib, makruh dan haram. Untuk mencapai kesejahteraan didalam keluarga perlu adanya tanggung jawab antara suami dan istri dalam menjalankan peran dan fungsi sehingga dapat dikonstruksikan dalam bentuk hak dan kewajiban yang melekat pada kedua belah pihak. Terdapat juga hak dan kewajiban yang menjadi tanggung jawab bersama, sehingga jika masing-masing menjalankan tanggung jawabnya maka akan tercipta ketenangan dan ketentraman. Kebahagiaan merupakan tujuan hidup manusia karenanya orang mau melakukan apapun untuk mencapainya. Kebahagiaan dapat terpancar dari kebahagiaan perkawinan, karena hal itu merupakan dambaan setiap pasangan suami istri. Kebahagiaan yang digunakan adalah saling mengasihi dan menyayangi sehingga masing-masing pihak merasa damai dalam keluarga. Ada tiga kunci yang disampaikan Allah SWT dalam surat ar-Ruum ayat 21 agar mendapatakan keluarga yang ideal menurut Islam, yaitu dengan tiga pilar: sakinah (as-sakinah) yang artinya ketenangan, ketentraman dan kedamaian. mawadah (al-mawadah) artinya kasih sayang dan rahmah (ar-rahmah) artinya ketulusan dan kelembutan jiwa, sehingga dapat disimpulakan kebahagiaan dalam keluarga ialah meletakkan rasa ketenangan cinta dan kasih dalam suami istri.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Filosofi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir
Depositing User: 3231103019 uswatun hasanah
Date Deposited: 15 Jun 2016 07:09
Last Modified: 15 Jun 2016 07:09
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/3306

Actions (login required)

View Item View Item