TRANSFORMASI DARI PENGHAYAT MURNI KE MISTIK SINTETIK ALIRAN KEBATINAN PERJALANAN DI KECAMATAN SENDANG

YUNITA SARI, 12302193032 (2023) TRANSFORMASI DARI PENGHAYAT MURNI KE MISTIK SINTETIK ALIRAN KEBATINAN PERJALANAN DI KECAMATAN SENDANG. [ Skripsi ]

[img] Text
SKRIPSI FINAL YUNI AFI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Abstrak Ajaran Aliran Kebatinan Perjalanan secara hakikatnya merupakan organisasi kelompok Penghayat Kepercayaan. Namun, hal ini dipatahkan dengan adanya fenomena tergabungnya kelompok Santri (Islam) ke dalam Ajaran Aliran Kebatinan Perjalanan, yang terjadi di Paguyuban Kebatinan Perjalanan Kecamatan Sendang. Kelompok santri yang tergabung merupakan pribadi yang shalih dan menganggap Ajaran Alira Kebatinan Perjalanan sebagai jalan menuju kesempurnaan menuju Tuhan. Oleh karena itu, mereka turut mempelajari dan juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini kemudian untuk menjawab pertanyaan penelitian mengenai: Pertama, bagaimana sejarah dan mistik sintetik Aliran Kebatinan Perjalanan di Kecamatan Sendang? Kedua, mengapa Penghayat murni begitu mudah terjadinya transformasinya ke mistik sintetik ? Ketiga, serta bagaimana warga Kebatinan Islam lokal mengekspresikan laku ajarannya dalam lingkungan Penghayat ? penelitian ini berupa penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan Fenomenologi Agama. Data primer didapat dari informan yaitu sesepuh Ajaran Aliran Kebatinan Perjalanan dan warga Kebatinan. Data sekunder sebagai data pendukung terdiri dari buku, jurnal, dan laporan hasil penelitian yang relevan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitiannya ditemukan bahwa, untuk menjadi manusia yang sempurna warga Kebatinan mentotalitaskan dirinya sebagai kawulo Gusti. Hal ini terjadi bukan sebagai bentuk ketidakpuasan dalam beragamanya. Kelompok santri maupun Penghayat Kebatinan juga tetap menjalankan kewajibannya masing-masing, ini menunjukkan persinggungan antara Abangan dan Santri sekarang tidak bisa dilihat dalam kacamata hitam putih. Maksudnya antara Abangan ataupun santri saling meminjam dan mempertukarkan identitas. Hal itu benar adanya, hyibriditas menjadi faktor radikal terhadap transformasi Penghayat murni kedalam mistik sintetik. Kata Kunci: Penghayat Kepercayaan, Ajaran Aliran Kebatinan Perjalanan, Mistik Sintetik.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sosiologi Agama > Budaya
Filsafat > Filsafat Islam
Filsafat > Filsafat Pendidikan
Sosiologi Agama > Ritual
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: S1 12302193032 YUNITA SARI
Date Deposited: 09 Aug 2023 06:57
Last Modified: 09 Aug 2023 06:57
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/38551

Actions (login required)

View Item View Item