ADAPTASI KEBIASAAN BARU PASCA PANDEMI PADA OBJEK WISATA DI KABUPATEN BLITAR (Studi Kasus pada Objek Pariwisata Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong)

MAHDA SAFITRI, 12209173038 (2023) ADAPTASI KEBIASAAN BARU PASCA PANDEMI PADA OBJEK WISATA DI KABUPATEN BLITAR (Studi Kasus pada Objek Pariwisata Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (567kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (331kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (214kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (458kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (331kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan Judul Adaptasi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi pada Objek Wisata di Kabupaten Blitar (Studi Kasus pada Objek Pariwisata Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong) ini ditulis oleh Mahda Safitri, NIM 12209173038, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing: Anggoro Putranto, S.Pd., M.Sc. Kata Kunci: Objek wisata, Pandemi Covid-19, Protokol Kesehatan Penelitian ini dilatar belakangi dari dampak covid-19 yang menyebabkan objek pariwisata di tutup beberapa saat. Pemberlakuan dari PSBB dan anjuran untuk tidak bepergian ketika pandemi mengakibatkan calon wisatawan memilih untuk tidak pergi ketempat wisata. Dengan begitu pengelola objek wisata terpaksa untuk menutup objek wisatanya beberapa waktu. Salah satunya objek pariwisata yang ada di kabupaten Blitar. Objek pariwisata ini terpaksa tutup beberapa waktu, pariwisata tersebut adalah Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong. hingga pada akhirnya pemerintah memberlakukan kebijakan era new normal ditengah pandemic covid-19. Dibukanya kembali aktifitas publik masih secara terbatas, dengan mematuhi protokol kesehatan. Fokus dalam penelitian ini yaitu (1) Kesiapan Objek Pariwisata dalam membuka kembali tempat wisata pada masa pandemi, (2) penerapan protokol kesehatan dimasa adaptasi kebiasaan baru pada objek wisata di Kabupaten Blitar (studi kasus pariwisata Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong), (3) strategi pengelolaan tempat wisata pada masa adaptasi kebiasaan baru (studi kasus pariwisata Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong). Penelitian ini menggunakan jenis Kualitatif Deskriptif dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban detail mengenai Adaptasi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi pada Objek Wisata di Kabupaten Blitar (studi kasus objek wisata Kampung Coklat dan Perkebunan Teh Sirah Kencong). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa AHP. Hasil penelitian berupa kesiapan objek wisata dalam membuka kembali tempat wisatanya. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu menyediakan sarana dan prasarana protokol kesehatan. Tentunya dimasa pandemi dan era baru, dalam menghadapi situasi baru yang mengharuskan untuk beradaptasi. Penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat kepada pengunjung. Tentunya bagi pihak pengelola hal ini yang harus ditekankan kepada pengunjung, agar tidak terjadi penularan virus pada objek pariwisata. Berdasarkan analisis AHP, strategi yang digunakan objek pariwisata di kabupaten Blitar, yaitu mempersiapkan sarana protokol kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung sesuai dengan himbauan pemerintah.

Item Type: Skripsi
Subjects: Covid-19
Ilmu Pengetahuan Sosial
Pariwisata > Obyek Wisata
Pandemi
Pariwisata
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris IPS
Depositing User: 12209173038 MAHDA SAFITRI
Date Deposited: 19 Sep 2023 03:43
Last Modified: 19 Sep 2023 03:43
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/40340

Actions (login required)

View Item View Item