PENERIMAAN DIRI ORANG DEWASA DENGAN GANGGUAN FUNGSI TIROID

RUMAISHA GHINA SALSABILA, 12308193111 and USWAH WARDIANA, 197002091999032001 (2025) PENERIMAAN DIRI ORANG DEWASA DENGAN GANGGUAN FUNGSI TIROID. [ Skripsi ]

[img] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (801kB)
[img] Text
Daftar isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab I.pdf

Download (607kB)
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (561kB)
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (742kB)
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (570kB)
[img] Text
Bab VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (557kB)
[img] Text
LAMPIRAN-.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Gangguan fungsi tiroid merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Orang yang menderita penyakit tiroid sangat rentan mengalami gangguan psikologis. Kelenjar tiroid berfungsi untuk memproduksi hormon-hormon penting yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh, sehingga gangguan pada fungsi tiroid dapat menyebabkan perubahan fisik dan emosional yang berdampak pada kepercayaan diri dan kualitas hidup individu. Penerimaan diri dibutuhkan bagi penderita untuk tidak hanya mengakui kelemahan saja dan terpaku pada keterbatasan yang dimilikinya, namun untuk meningkatkan rasa berharga dan kepercayaan diri sehingga dapat menjalani kehidupannya secara normal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami: 1.Proses penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan funsgi tiroid, 2.Faktor-faktor yang mendukung penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan fungsi tiroid, 3.Makna pengalaman yang mendorong penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan fungsi tiroid. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun partisipan dalam penelitian ini tiga orang dewasa yang mengalami gangguan fungsi tiroid, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan di analisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama pada proses penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan fungsi tiroid berjalan secara bertahap ditunjukkan dengan perubahan sikap yang dilakukan. Kedua faktor-faktor yang menjadi penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan fungsi tiroid yaitu: dukungan sosial, waktu dan pengalaman pribadi, pengaruh lingkungan & stigma, refleksi diri & motivasi diri. Ketiga makna dari penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan fungsi tiroid mereka memaknai penyakit yang diderita sebagai bentuk ujian hidup dan takdir yang harus diterima, menerima dengan berlapang dada dan lebih banyak bersyukur dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Adapun hambatan dalam proses penerimaan diri orang dewasa dengan gangguan fungsi tiroid meliputi perasaan tidak percaya diri, cemas terhadap kondisi fisik, serta menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Psikologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam
Depositing User: 12308193111 RUMAISHA GHINA SALSABILA
Date Deposited: 14 Nov 2025 09:14
Last Modified: 14 Nov 2025 09:14
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/64073

Actions (login required)

View Item View Item