PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN ETIKA KERJA ISLAM TERHADAP KINERJA LAZISMU TULUNGAGUNG, BLITAR DAN MALANG DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

MOHAMAD IHYA' ULUMUDDIEN, 1880508230044 and BINTI NUR ASIYAH, 198008112011012007 and ROKHMAT SUBAGIYO, 17907212014031001 (2025) PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN ETIKA KERJA ISLAM TERHADAP KINERJA LAZISMU TULUNGAGUNG, BLITAR DAN MALANG DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI. [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (576kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (228kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (296kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (689kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (211kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesenjangan penerimaan dan target donasi ZISKA LAZISMU Jawa Timur. Sebagai salah satu lembaga besar yang memiliki pengaruh terhadap potensi zakat, penerimaan akan sangat bergantung dengan kinerja LAZISMU untuk menarik muzakki yang melakukan zakat langsung pada mustahik sehingga dana tersalurkan tepat sasaran yang nantinya berdampak pada penghimpunan dana ZISKA yang kemudian akan ditransformasikan sebagai instrumen yang berpotensi merubah tatanan kehidupan di masyarakat yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi dan etika kerja islam terhadap kinerja organisasi serta menguji pengaruh moderasi komitmen organisasi pada kepemimpinan, budaya organisasi dan etika kerja islam terhadap kinerja organisasi pada LAZISMU Tulungagung, Blitar dan Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner yang disebar kepada seluruh populasi pegawai aktif LAZISMU di wilayah Tulungagung, Blitar, dan Malang yaitu 41 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji moderasi melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan (X1) memiliki koefisien positif sebesar 0,165, namun nilai t (1,609) dan signifikansinya 0,117 > 0,05, memperlihatkan bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan. Ini berarti kepemimpinan cenderung meningkatkan kinerja amil LAZISMU di Tulungagung, Blitar, dan Malang, tetapi pengaruhnya belum cukup kuat secara statistik. Pada variabel budaya organisasi (X2) memiliki koefisien positif sebesar 0.110, namun nilai t (0,891) dan signifikansi 0,380 > 0,05 menandakan bahwa pengaruhnya tidak signifikan. Pada variabel etika kerja Islam (X3) memiliki koefisien positif 0,190, dengan nilai t sebesar 2,726 dan signifikansi 0,010 < 0,05. Ini berarti etika kerja Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja amil LAZISMU di Tulungagung, Blitar, dan Malang. Dengan kata lain, semakin baik penerapan nilai-nilai etika kerja Islam, semakin meningkat pula kinerja para amil. Hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berperan signifikan sebagai variabel moderasi pada seluruh hubungan antara variabel independen dan kinerja organisasi di LAZISMU Tulungagung, Blitar, dan Malang. Interaksi antara kepemimpinan (X1) dan komitmen organisasi (Z) menghasilkan nilai B sebesar 0,015, t sebesar 1,695, dan signifikansi 0,100, yang berarti hubungan keduanya tidak dimoderasi oleh komitmen organisasi. Demikian pula, interaksi antara budaya organisasi (X2) dan komitmen organisasi (Z) dengan nilai B sebesar 0,018, t sebesar 1,599, dan signifikansi 0,119 juga menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak memoderasi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja. Selain itu, interaksi antara etika kerja Islam (X₃) dan komitmen organisasi (Z) dengan nilai B sebesar -0,023, t sebesar -0,034, dan signifikansi 0,094. Hasil tersebut menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berperan dalam memperkuat maupun memperlemah pengaruh variabel kepemimpinan, budaya organisasi dan etika kerja islam terhadap kinerja organisasi. Hal ini mengindikasikan bahwa kontribusi anggota LAZISMU lebih didorong oleh motivasi spiritual dan nilai – nilai keagamaan daripada komitmen formal terhadap sebuah lembaga / organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa etika kerja Islam merupakan variabel utama peningkatan kinerja LAZISMU, sedangkan kepemimpinan dan budaya organisasi akan memberikan dampak lebih kuat apabila dijalankan secara konsisten dalam bingkai nilai etika islam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kinerja LAZISMU dengan meningkatkan pemberdayaan dan keteladanan kepemimpinan melalui nilai Islam dalam segala praktik kerja serta budaya organisasi juga perlu dikembangkan melalui pembinaan rutin, pelatihan nilai kerja islami dan kegiatan peningkatan kapasitas yang memperkuat produktivitas anggota LAZISMU secara merata.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Agama > Zakat
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Ekonomi Syariah
Depositing User: 1880508230044 MOHAMAD IHYA' ULUMUDDIEN
Date Deposited: 27 Dec 2025 06:50
Last Modified: 27 Dec 2025 06:57
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65416

Actions (login required)

View Item View Item