ZAIN ANNISA UZAHRO’, 126210211052 and MUYASSAROH, 198211272023212017 (2025) DINAMIKA SOSIAL DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR NOVEL DI SMA. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (358kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (700kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (506kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (414kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Dinamika Sosial dalam Novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari sebagai Bahan Ajar Novel di SMA ” ini ditulis oleh Zain Annisa Uzahro’, NIM 126210211052, pembimbing Muyassaroh, S.S, M.Pd. Kata kunci : Dinamika sosial,Sosiologi sastra,Bekisar Merah,Bahan ajar, Kurikulum Merdeka. Karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai media rekreatif, tetapi juga sebagai representasi kehidupan yang memuat nilai-nilai sosial, konflik, dan dinamika masyarakat. Salah satu bentuk karya sastra yang potensial untuk dijadikan bahan ajar adalah novel. Nilai penting yang diangkat dalam novel Bekisar Merah adalah nilai sosial, seperti ketimpangan kelas, marginalisasi perempuan, relasi kuasa antara desa dan kota, krisis identitas, dan perjuangan sosial individu dalam menghadapi struktur masyarakat yang tidak adil. Nilai- nilai tersebut tercermin dalam perjalanan tokoh utama,yang harus menghadapi tekanan budaya patriarkis, stigma masyarakat, serta perjuangan untuk mengubah nasib melalui serangkaian proses sosial yang mencerminkan dinamika kehidupan masyarakat yang menyeluruh. Oleh karena itu, novel tidak hanya menyampaikan kisah fiktif, tetapi juga mengandung pesan-pesan sosial yang relevan dengan kehidupan nyata, sehingga dapat dijadikan sarana refleksi dan pembelajaran dalam konteks pendidikan sastra di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis unsur-unsur dinamika sosial dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, dan (2) mendeskripsikan pemanfaatannya sebagai alternatif bahan ajar sastra dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA, khususnya kelas XI Fase F. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi, serta didukung oleh pendekatan sosiologi sastra yang berpijak pada pandangan Sapardi Djoko Damono mengenai hubungan antara karya sastra dan kondisi sosial masyarakat. Data diperoleh dari kutipan narasi,dialog,dan monolog dalam novel, yang kemudian dianalisis untuk mengungkap unsur-unsur dinamika sosial, serta diperkuat dengan hasil wawancara bersama guru di SMAN 1 Campurdarat guna menilai relevansi novel terhadap proses pembelajaran sastra di sekolah. Selain itu, pendekatan feminisme digunakan sebagai penguat untuk menganalisis konflik yang dihadapi tokoh perempuan akibat sistem sosial yang patriarkis, seperti ketidakadilan, penindasan, dan ketidaksetaraan, yang merupakan bagian dari dinamika sosial dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bekisar Merah menggambarkan lima unsur dinamika sosial secara signifikan, yaitu perubahan sosial, interaksi sosial, konflik sosial, integrasi sosial, dan mobilitas sosial. Unsur-unsur ini tercermin dalam perjalanan tokoh utama,yang mengalami tekanan sosial, perubahan status, hingga pencarian identitas dalam lingkungan masyarakat yang patriarkis dan timpang secara ekonomi. Perjalanan hidup tokoh utama merefleksikan realitas yang akrab dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga menjadikan novel ini tidak hanya sebagai bahan bacaan, tetapi juga sebagai medium refleksi dan pembelajaran nilai-nilai sosial. Selain itu, hasil wawancara menunjukkan bahwa Bekisar Merah dinilai mampu menarik minat siswa karena memuat nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan konteks sosial mereka, serta menghadirkan konflik dan dinamika yang menggugah kesadaran kritis. Oleh karena itu, novel ini layak dijadikan sebagai bahan ajar sastra di tingkat SMA karena tidak hanya memperkaya wawasan literasi siswa, tetapi juga mendukung penguatan karakter, penumbuhan empati sosial, serta pengembangan literasi kritis yang sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Novel ini dapat menjadi jembatan untuk memahami realitas sosial melalui pengalaman sastra yang bermakna.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Bahan Ajar Bahasa Dan Sastra > Bahasa Indonesia Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | 126210211052 ZAIN ANNISA UZAHRO' |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 06:26 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 06:26 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65679 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
