KHOIRUL DEDE ROSADI, 126304212100 and DIMAS PRAKOSO NUGROHO, 199009262019031017 (2025) LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK DIANTARA AFILIASI POLITIK DAN KEPUBLIKAN (Studi pada Pemberitaan Pilkada di TVRI Jawa Timur Tahun 2024). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (99kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (414kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (820kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), TVRI mengemban tanggung jawab strategis dalam menjamin tersedianya informasi yang netral, berimbang, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, LPP wajib menyelenggarakan siaran yang bersifat independen, objektif, dan tidak berpihak, serta mewakili kepentingan publik secara luas, bukan kepentingan kelompok politik tertentu. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi model Krippendorff pada populasi 72 berita Pilkada yang dipublikasikan oleh TVRI Jawa Timur dalam program “Jawa Timur Hari Ini” pada masa kampanye 25 September hingga 27 November 2024, sedangkan dalam pengambilan sampel data pada penelitian ini adalah keseluruhan populasi yakni 72 berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam penyajian pemberitaan Pilkada secara umum TVRI Jawa Timur telah memenuhi unsur jurnalistik yang standar, dengan 100% berita memenuhi unsur 5W+1H. Namun, terdapat ketimpangan dalam frekuensi penyebutan nama, durasi tayangan, dan frekuensi penayangan antar pasangan calon. Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak mendapatkan porsi pemberitaan paling dominan, muncul dalam hampir setengah dari total berita (48,6%), dengan durasi tayang yang lebih panjang (kategori 3-4 menit sebanyak 100%) dan frekuensi penayangan hanya satu kali sebanyak 100%. 2) Dalam pemberitaan Pilkada oleh TVRI Jawa Timur menunjukkan adanya indikasi afiliasi politik dalam pemberitaan. Narasumber yang digunakan dalam berita didominasi oleh pejabat pemerintah (91,7%) dan politisi, sementara narasumber dari kalangan akademisi, pakar, atau masyarakat sipil tidak muncul sama sekali. Penyebutan partai politik juga menunjukkan dominasi partai tertentu seperti PDI Perjuangan dan PKB, yang tampil dalam lebih dari 10% berita. Selain itu, simbol partai muncul dalam hampir sepertiga berita (31,9%), dan penyampaian visi-misi serta program politik lebih banyak difokuskan pada pasangan tertentu, khususnya Khofifah-Emil.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Penyiaran Islam Ilmu Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 126304212100 KHOIRUL DEDE ROSADI |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 08:16 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 08:16 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65858 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
