BILGHIS HAIBATUL IZZAH, 126301212055 and UBAIDILLAH, 198611022023211014 (2025) TAFSIR MEDIA (Studi Analisis Wacana Tafsir Jawa di Media Sosial Youtube). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (620kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (360kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (385kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (763kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (679kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (542kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Tafsir Media (Studi Analisis Tafsir Jawa di Media Sosial YouTube” ini ditulis oleh Bilghis Haibatul Izzah, NIM 126301212055, dengan pembimbing Dr.Ubaidillah, M.Hum. Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Tafsir Media, Tafsir Jawa Masyarakat di era media sosial cenderung memahami agama secara cepat dan instan, sehingga berisiko mengalami penyempitan makna dan kesalahpahaman dalam beragama. Media sosial telah menjadi satu ruang belajar agama bagi masyarakat muslim yang hari ini berdampak pada model model kesalihan instan. Meski demikian tidak dipungkiri bahwa media sosial menjadi jembatan bagi seorang muslim untuk belajar agama lebih mudah dengan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, ketegangan di antara keduanya menarik untuk dikaji dalam satu pendekatan tafsir al Qur’an sebagai pedoman umat muslim di indonesia. Tujuan penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana kajian tafsir, terutama tafsir Jawa dalam menyampaikan kajian keagamaannya di ruang media sosial. Fokus utama penelitian ini mengarah pada empat tokoh tafsir fenomenal di media sosial YouTube, yakni KH. Mustofa Bisri (Gus Mus), KH. Ahmad Baha’uddin Salim (Gus Baha’), Ustadz Ahmad Zainuddin, Ustadz Muslim Al Atsari yang merepresentasikan dua corak dominan, yaitu tafsir tradisionalis dan tafsir konservatif, di mana tafsir tradisionalis sering kali dinilai terlalu longgar atau terlalu toleran oleh kalangan konservatif, Dan tafsir konservatif kerap dikritik karena dianggap membatasi makna al-Qur’an dan menutup ruang kontekstualisasi sosial. Ketegangan tersebut muncul terutama pada isu-isu kontemporer seperti demokrasi, toleransi antar umat, peran perempuan, hingga budaya lokal. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk: [1] menjelaskan Tipologi tafsir Jawa di media sosial Youtube. [2] menjelaskan Idiologi tafsir Jawa di media sosial YouTube. [3] Memberikan kontribusi tafsir Jawa di media sosial dalam dinamika perkembangan tafsir di Indonesia. Untuk menjawab pertanyaan di atas penelitian ini menggunakan metode penelitian library research dengan menggunakan sumber data media sosial melalui data transkip, yang kemudian dianalisis dengan pendekatan Norman Fairclough Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis) Mikro, Meso, Makro. Hasilnya, pertama dari sisi tipologi, penulis mengidentifikasi dua bentuk utama, yaitu tipologi tafsir tradisionalis dan tafsir konservatif. Tafsir tradisionalis yaitu tafsir yang merujuk pada sumber klasik dan mengikuti pemahaman ulama salaf secara normatif, sedangkan Tafsir konservatif yaitu tafsir yang cenderung kaku, mempertahankan pemahaman literal, dan menolak reinterpretasi. Yang kedua, dari aspek ideologi, penulis menemukan bahwa Gus Mus cenderung menggunakan tafsir humanis-moderat, Gus Baha' cenderung tradisionalis-kritis dan kultural, sedangkan Ahmad Zainuddin cenderung tekstualis-salafis, dan Muslim al-Atsari konservatif-literalis. dan yang terakhir yakni kontribusi para penafsir dalam dinamika tafsir di Indonesia, di mana tafsir yang mereka sampaikan berkontribusi memperkaya ragam penafsiran, menjawab tantangan zaman, serta membentuk cara pandang umat terhadap al-Qur’an dalam konteks sosial, budaya, dan keagamaan yang terus berkembang. Penelitian ini diharapkan menjadi gerbang awal dalam mengkaji tafsir dari aspek kebahasaan dan lokalitas, seperti tafsir berbahasa Sunda, Madura, Aceh, Minang dan bahasa daerah lainnya, guna menggali kekayaan tafsir Nusantara yang selama ini belum banyak tersentuh.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tafsir Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 126301212055 BILGHIS HAIBATUL IZZAH |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:14 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 08:14 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
