MOCHAMAD RIFADIL IZARUN NIDHOM, 126308212154 and A. ZAHID, 19920619220121007 (2025) PENYIMPANGAN SOSIAL ALUMNI SANTRI PONDOK PESANTREN (Studi Fenomenologi pada Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (698kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (317kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (519kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (397kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (458kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Penyimpangan Sosial Alumni Santri Pondok Pesantren: Studi Fenomenologi pada Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Mochamad Rifadil Izarun Nidhom, NIM 126308212154, dengan pembimbing A. Zahid, S.Sos., M.Si. Kata Kunci: Alumni Santri, Fenomenlogi, Penyimpangan Sosial, Pondok Pesantren, Psikoanalisis Freud. Alumni pondok pesantren secara teoretis diharapkan menjadi individu yang memiliki integritas dan mampu menjadi teladan moral di masyarakat. Namun, realitas menunjukkan adanya fenomena culture shock dan perubahan perilaku saat mereka bertransisi ke lingkungan perguruan tinggi yang lebih bebas. Penyimpangan ini mencakup konsumsi minuman keras, judi online, dan meninggalkan kewajiban ibadah, yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam dan komprehensif mengenai esensi pengalaman penyimpangan sosial yang dialami oleh alumni santri ketika menjadi mahasiswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi (khususnya Interpretative Phenomenological Analysis/IPA). Subjek penelitian adalah mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang merupakan alumni pesantren minimal 6 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan kerangka teori Psikoanalisis Sigmund Freud untuk membedah dinamika psikologis internal subjek. Temuan penelitian mengungkap bahwa disiplin yang terbentuk selama di pesantren seringkali didasarkan pada pengawasan eksternal dan ancaman hukuman. Ketika pengawasan ini hilang di lingkungan kampus, terjadi ketidakseimbangan struktur kepribadian: Superego (norma moral) melemah, sementara Id (dorongan primitif) mendapatkan ruang untuk mengekspresikan diri berdasarkan prinsip kenikmatan. Proses penyimpangan ini diwarnai oleh pergulatan antara disiplin dan kebebasan, perubahan identitas, konflik nilai, serta pengaruh lingkungan sosial dan tekanan pertemanan. Meskipun demikian, nilai-nilai pesantren yang tertanam kuat terbukti masih berfungsi sebagai rem (kontrol diri) yang memicu kesadaran dan keinginan untuk berubah pada diri alumni.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Psikologi > Psikologi kepribadian Psikologi > Psikologi perkembangan Psikologi > Psikologi sosial Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 126308212154 MOCHAMAD RIFADIL IZARUN NIDHOM |
| Date Deposited: | 17 Feb 2026 10:18 |
| Last Modified: | 17 Feb 2026 10:18 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66535 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
