CHRONIC SORROW PADA MAHASISWA YANG MENGALAMI TRAUMA EMOSIONAL PASCA KEMATIAN ORANGTUA (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)

LATHIFAH DEYA QURRATU'AIN, 126306213116 and ELFI MU'AWANAH, 197211271997032001 (2025) CHRONIC SORROW PADA MAHASISWA YANG MENGALAMI TRAUMA EMOSIONAL PASCA KEMATIAN ORANGTUA (Studi Fenomenologi Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (264kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (82kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (213kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (158kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman chronic sorrow pada mahasiswa yang kehilangan orang tua akibat meninggal dunia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi munculnya kondisi tersebut. Kematian orang tua merupakan peristiwa yang berdampak emosional mendalam, khususnya bagi mahasiswa yang berada pada fase transisi menuju dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa yang mengalami chronic sorrow akibat kehilangan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek mengalami kesedihan yang berulang, rasa kehilangan yang mendalam, serta perasaan hampa yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Faktor-faktor yang memengaruhi munculnya chronic sorrow meliputi kehilangan yang tidak terselesaikan, stresor yang berulang, isolasi sosial dan emosional, serta hilangnya identitas dan harapan masa depan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa subjek belum sepenuhnya menerima kepergian orang tua secara emosional, sehingga kesedihan kerap muncul kembali, terutama ketika menghadapi situasi yang mengingatkan pada orang tua yang telah meninggal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan sosial bagi individu yang mengalami proses berduka.

Item Type: Skripsi
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam > Kepribadian
Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: 126306213116 LATHIFAH DEYA QURRATU'AIN
Date Deposited: 12 Feb 2026 07:50
Last Modified: 12 Feb 2026 07:50
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66542

Actions (login required)

View Item View Item