TOYIB MASHURI, 12950121037 and AHMAD TANZEH, 196906121999031003 and ASROP SAFI'I, 196909182000031002 (2026) MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA (Studi Multi Kasus di Madrasah Aliyah Negeri 1 Trenggalek dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Trenggalek). [ Disertasi ]
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (523kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (542kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (51kB) |
|
|
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Disertasi dengan Judul “Manajemen Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Sumber Daya Manusia (Studi Multi Kasus di Madrasah Aliyah Negeri 1 Trenggalek dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Trenggalek) ditulis oleh Toyib Mashuri, NIM. 12950121037. Dengan Promotor Prof. Dr. Ahmad Tanzeh, M. Pd. I., dan Prof. Dr. H. Asrop Safi’i, M.Ag. Kata Kunci: Manajemen Sekolah, Kinerja Guru Penelitian dalam disertasi ini dilatarbelakangi permasalahan rendahnya mutu pendidikan di sekolah. Adanya realitas mutu pendidikan yang rendah dan untuk mewujudkan lembaga pendidikan agar sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional, maka diperlukan manajemen sekolah yang baik dari Kepala Sekolah dengan meningkatkan kinerja guru termasuk di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek. Alasan pemilihan lokasi MAN 1 Trenggalek menarik untuk diteliti adalah manajemen sekolah dan kinerja guru yang baik, prestasi yang dicapai sekolah dengan pelajaran keagamaan lebih banyak dibandingkan sekolah umum tersebut banyak, hal ini tidak dapat lepas dari manajemen sekolah dalam meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia khususnya guru di MAN 1 Trenggalek yang baik, terakreditasi A, pelopor moderasi beragama tingkat Nasional, sekolah Adiwiyata, madrasah plus keterampilan (tata busana, tata boga, multimedia), madrasah riset, madrasah penyelenggara SKS, madrasah ramah anak. Alasan pemilihan SMAN 1 Trenggalek sehingga menarik untuk diteliti adalah manajemen sekolah dan kinerja guru yang baik, banyak menghasilkan prestasi baik akademik maupun non akademik, banyak lulusan diterima di sekolah kedinasan, Perguruan Tinggi Negeri (PTN), masuk Top 1.000 SMA terbaik Nasional yang dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), terakreditasi A, sekolah Adiwiyata. Fokus penelitian ini adalah manajemen sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah perencanaan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek ?; 2) Bagaimanakah pelaksanaan manajemen sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek ?; 3) Bagaimanakah pengawasan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek ? Tujuan Penelitian ini adalah untuk membangun proposisi tentang manajemen sekolah berdasarkan temuan yang diperoleh di kedua sekolah yang diteliti, sebagai berikut: 1) Perencanaan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek; 2) Pelaksanaan manajemen sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek; 3) Pengawasan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek, tujuan akhir penelitian ini adalah membangun model konseptual tentang manajemen sekolah dalam meningkatkan kinerja guru berdasarkan temuan yang diperoleh di MAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Trenggalek. Metode Penelitian yang digunakan, pendekatan Studi kasus. Jenis penelitian kualitatif. Kehadiran peneliti di sekolah sebagai instrumen utama dan non manusia sebagai pelengkap. Sumber data: data utama berupa kata-kata dan tindakan yang diamati dari Kepala Sekolah, Wk, guru, TU. Data tambahan dokumen dari sekolah. Prosedur/Teknik pengumpulan data yaitu Wawancara mendalam, Observasi partisipan, Dokumentasi. Analisis data menggunakan Model Miles, Huberman, dan Saldana yaitu Kondensasi data, penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) Analisis data kasus tunggal (individual case analysis) analisis yang dilakukan di masing-masing sekolah (2) Analisis lintas kasus (cross case analysis). Pengecekan keabsahan temuan (data) yaitu (1) Kredibilitas (Derajat Kepercayaan): Prolonged Engagement (Perpanjangan Pengamatan), Presistant Observation (Ketekunan Pengamatan), Referencial Adequacy Check (Pemeriksaan Kecukupan Referensi) , Member Check (Pengecekan Ulang Data), Triangulation (Verifikasi Silang) (2) Transferabilitas (Keteralihan), (3) Dependabilitas (Keandalan, Konsistensi), (4) Konfirmabilitas (Objektivitas Hasil Penelitian). Hasil penelitian ini adalah: 1. Perencanaan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yang dilakukan Kepala Sekolah sebagai berikut a) Berpedoman pada visi, misi, dan tujuan sekolah. b) Memperhatikan hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dengan memperhatikan Analisis SWOT, untuk meningkatkan kinerja guru, c. Perencanaan kegiatan sekolah disusun sekolah bersama dengan komite sekolah, 2. Pelaksanaan manajemen sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yang dilakukan Kepala Sekolah yaitu a) Menggerakkan/mendorong kerja semua anggota kelompok, menggunakan semua sumber daya yang tersedia di sekolah, b) Mengendalikan dan mendampingi pelaksanaan kegiatan sekolah, c) Pelaksanaan kegiatan sekolah didukung orang tua/wali murid, komite sekolah, dan masyarakat, d) Memenuhi kebutuhan tenaga guru di sekolah, e) Pembagian tugas pekerjaan/Job deskripsi secara proporsional, penempatan guru yang jelas sesuai kemampuan, f) Peningkatan kompetensi guru, g) Menumbuhkan budaya gotong royong, saling peduli, saling menghargai antar warga sekolah untuk meningkatkan kinerja guru. 3. Pengawasan sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yang dilakukan Kepala Sekolah sebagai berikut: a) Pemantauan dengan observasi langsung, Monev untuk memastikan program yang di rancang berjalan sesuai tujuan, b) Supervisi dengan teknik kunjungan kelas untuk memberikan saran, rekomendasi, bimbingan, pendampingan, pembinaan untuk memberikan umpan balik kepada guru, dan c) Evaluasi, dengan model komprehensif: Penilaian Kinerja Guru (PKG), observasi kelas, umpan balik dari berbagai pihak (360 derajat). Evaluasi ini digunakan untuk dasar pembuatan perencanaan program selanjutnya dalam meningkatkan kinerja guru.
| Item Type: | Disertasi |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam > Madrasah aliyah Manajemen > Pendidikan Islam |
| Divisions: | Kategori Pustaka > Agama > Non Muslim |
| Depositing User: | 12950121037 TOYIB MASHURI |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:05 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:05 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66596 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
