RELASI SUAMI-ISTRI DALAM NARASI “FEMININE ENERGI” DI TIKTOK (Studi Kasus Pada Aktivis Perempuan UIN SATU Tulungagung)

AHMAD ANDZIL WAFA AL MAGHFUR, 126102202124 and SITI KHOIROTUL ULA, 199002072019032017 (2025) RELASI SUAMI-ISTRI DALAM NARASI “FEMININE ENERGI” DI TIKTOK (Studi Kasus Pada Aktivis Perempuan UIN SATU Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (499kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (252kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (152kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (278kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (352kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (457kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (209kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (843kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul "Relasi Suami-Istri Dalam Pandangan Aktivis Perempuan UIN SATU Tulungagung : Studi Terhadap Preferensi Konten “Feminine Energi” Di Tiktok" ini ditulis oleh Ahmad Andzil Wafa Al Maghfur, NIM 126102202124, dengan pembimbing Siti Khoirotul Ula. Kata Kunci: Relasi Suami-Istri, Feminine Energy, TikTok, Mubadalah, Aktivis Perempuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya narasi “Feminine Energy” di platform media sosial TikTok, yang mengidealkan peran perempuan dalam hubungan romantis sebagai sosok lembut, pasif, dan penuh pengorbanan emosional. Narasi tersebut memunculkan persoalan baru ketika diserap oleh audiens Muslim tanpa penafsiran kritis, sehingga berpotensi menormalisasi ketimpangan dalam relasi suami-istri. Terutama di kalangan perempuan muda Muslim, narasi ini dapat memengaruhi konstruksi peran gender dalam rumah tangga yang tidak selalu sejalan dengan prinsip keadilan dalam Islam. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi keilmuan mengenai: (1) Pandangan aktivis perempuan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terhadap relasi suami-istri dalam narasi “Feminine Energy” di TikTok; (2) Pandangan aktivis perempuan terhadap narasi tersebut dalam perspektif mubadalah sebagai pendekatan tafsir progresif berbasis nilai kesalingan, kesetaraan, dan keadilan gender dalam Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan dukungan triangulasi untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Narasi “Feminine Energy” dipandang oleh sebagian besar aktivis sebagai bentuk reproduksi stereotip gender tradisional dan simbolisasi kekuasaan patriarki yang terselubung. Sementara sebagian kecil lainnya menerimanya secara terbatas, dengan menekankan pentingnya penafsiran kritis berdasarkan nilai-nilai Islam dan kesadaran gender; (2) Dalam perspektif mubadalah, relasi suami-istri ideal tidak dibangun atas dasar dominasi atau kepatuhan satu pihak, tetapi atas dasar kemitraan sejajar dan tanggung jawab bersama. Aktivis perempuan menggunakan pendekatan mubadalah untuk menilai dan menyaring narasi media digital secara kontekstual, serta untuk membangun pemahaman relasi yang lebih adil dan sesuai dengan ajaran Islam.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 126102202124 AHMAD ANDZIL WAFA AL MAGHFUR
Date Deposited: 10 Mar 2026 06:50
Last Modified: 10 Mar 2026 06:50
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66810

Actions (login required)

View Item View Item