MAKNA FIGURATIF SURAT AL-MULK DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA PROF. DR. HAMKA

FADHILA ZULFA FINASARI, 1880503230018 and RIZQA AHMADI, 198711062015031004 and KOJIN, 196911011998031002 (2026) MAKNA FIGURATIF SURAT AL-MULK DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA PROF. DR. HAMKA. [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (376kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (139kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (512kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (589kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (193kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (606kB)

Abstract

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam mengandung pesan-pesan ilahi yang disampaikan dengan gaya bahasa yang tinggi, salah satunya melalui penggunaan bahasa figuratif. Bahasa figuratif memainkan peran penting dalam menyampaikan makna batin, keindahan sastra, dan pesan moral yang mendalam. Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka menjadi salah satu tafsir modern yang banyak menggunakan pendekatan figuratif dalam menjelaskan makna ayat-ayat Al-Qur’an, termasuk dalam surat al-Mulk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bentuk bahasa figuratif yang digunakan Hamka dalam tafsir surat al-Mulk dan bagaimana tipologi penafsirannya dalam konteks tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Sumber utama yang digunakan adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, dengan fokus pada ayat-ayat dalam surat al-Mulk. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengungkap struktur bahasa figuratif dan konteks penafsirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka menggunakan berbagai bentuk bahasa figuratif seperti isti’arah (metafora), yang terdapat dalam Q.S. Al-Mulk: 1, 2, 8, dan 22; kinayah (kiasan) yang terdapat dalam Q.S. Al-Mulk: 1, 2, 27, dan 30, dan tasybih (perumpamaan) pada Q.S. Al-Mulk: 5, 7, dan 16-17. Tipologi dalam konteks surah al-Mulk bahwa Hamka disamping mempertahankan makna lahiriyah, Ia juga melakukan takwil ayat seperti dalam lafadz “yad”. Fungsi bahasa figuratif dalam tafsir ini bukan hanya memperindah makna, tetapi juga menyampaikan pesan moral, menggugah kesadaran spiritual, serta menjembatani pemahaman pembaca terhadap makna-makna ilahiah yang dalam.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Agama
Agama > Tafsir Quran
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Studi Islam
Depositing User: 1880503230018 FADHILA ZULFA FINASARI
Date Deposited: 25 Mar 2026 03:52
Last Modified: 25 Mar 2026 03:52
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66851

Actions (login required)

View Item View Item