FENANDA DWI PRASETYO, 1860101222209 and ZULFATUN NI'MAH, 197912172008012013 (2026) PEMBATALAN UANG MUKA DALAM JUAL BELI MOBIL BEKAS DITINJAU DARI FIKIH MUAMALAH DAN KUH PERDATA (Studi Kasus di Showroom Perkasa Motor Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (365kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (561kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (431kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pembatalan uang muka dalam jual beli mobil bekas di Showroom Perkasa Motor Tulungagung yang menimbulkan permasalahan hukum terkait pengembalian uang muka, karena adanya pemotongan sepihak tanpa penjelasan klausul sejak awal sehingga berpotensi menimbulkan sengketa. Pertanyaan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pembatalan uang muka dalam transaksi jual beli mobil bekas di Showroom Perkasa Motor Tulungagung; (2) Bagaimana tinjauan Fikih Muamalah terhadap pembatalan uang muka tersebut; serta (3) Bagaimana tinjauan KUHPerdata terhadap praktik pembatalan uang muka yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung kepada pemilik showroom, makelar, dan pembeli yang pernah mengalami pembatalan. Data sekunder berupa kitab kontemporer, KUHPerdata, fatwa DSN-MUI, serta literatur hukum yang relevan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembatalan uang muka terjadi karena harga lebih murah atau musibah, dengan kebijakan Rp1.000.000 hangus, selebihnya dipotong Rp1.000.000, dan pengembalian penuh saat force majeure, tanpa klausul awal (2) Ditinjau dari Fikih Muamalah pembatalan yang dilakukan oleh pembeli dan penyelesaian yang dilakukan penjual sah, karena alasan subjektif bukan uz}ur syar’i sehingga uang muka menjadi hak penjual, sedangkan musibah mewajibkan pengembalian penuh; (3) Ditinjau dari KUH Perdata pembatalan yang dilakukan oleh pembeli dan penyelesaian yang dilakukan penjual tidak sah, karena pemotongan Rp1.000.000 secara flat tanpa dasar kerugian riil bertentangan dengan Pasal 1246 serta ketiadaan klausul awal melanggar asas itikad baik Pasal 1338 ayat (3), meskipun pengembalian saat force majeure sesuai Pasal 1244.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101222209 FENANDA DWI PRASETYO |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 02:16 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 02:16 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68142 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
