ANALISIS KULTURAL TERHADAP PERKAWINAN MANTEN PEGON PERSPEKTIF ‘URF DAN ANTROPOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Kelurahan Sidosermo Kota Surabaya)

MONICA BRILIANTY, 1860102222127 and ARIFAH MILLATI AGUSTINA, 197707242003121006 (2026) ANALISIS KULTURAL TERHADAP PERKAWINAN MANTEN PEGON PERSPEKTIF ‘URF DAN ANTROPOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Kelurahan Sidosermo Kota Surabaya). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (251kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (153kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (295kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (334kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (152kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Analisis Kultural Terhadap Perkawinan Manten Pegon Perspektif ‘Urf dan Antropologi Hukum Islam (Studi Kasus Kelurahan Sidosermo Kota Surabaya). ini ditulis oleh Monica Brilianty Nim 1860102222127 Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kata Kunci: Manten Pegon, ‘Urf, Antropologi Hukum Islam, Living Law. Latar belakang penelitian ini berangkat dari keunikan tradisi Manten Pegon di Kelurahan Sidosermo, Surabaya, yang merupakan hasil akulturasi budaya Arab, Jawa, dan nilai-nilai Islami yang tetap eksis di tengah modernitas kota. Tradisi ini tidak hanya dipandang sebagai prosesi seremonial, tetapi juga memiliki dimensi hukum dan sosial yang kuat bagi masyarakat setempat. Fokus penelitian ini adalah: Bagaimana nilai–nilai kultural yang terkandung dalam tradisi perkawinan Manten Pegon di Kelurahan Sidosermo Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya? Bagaimana penerapan konsep 'Urf dalam pelaksanaan tradisi perkawinan Manten Pegon di masyarakat Kelurahan Sidosermo Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya? Bagaimana penerapan tradisi Manten Pegon dalam pandangan ‘Urf dan Antropologi Hukum Islam ? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif-analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, serta pelaku tradisi di Sidosermo. Data sekunder diperoleh dari literatur terkait dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tradisi Manten Pegon di Sidosermo melibatkan tahapan-tahapan kultural yang terstruktur, dimulai dari fase pra-akad seperti Nelisik dan Nakokno hingga resepsi dengan busana dan musik khas yang menggabungkan unsur religius dan lokalitas. (2) Secara perspektif ‘Urf, tradisi ini dikategorikan sebagai ‘Urf Shahih (adat yang benar) karena esensi praktiknya tidak bertentangan dengan prinsip dasar syariat Islam dan mengandung mashlahah (kebaikan) berupa penguatan identitas sosial dan silaturahmi. (3) Dalam tinjauan Antropologi Hukum Islam, Manten Pegon merupakan wujud living law (hukum yang hidup), di mana masyarakat melakukan negosiasi budaya untuk menyelaraskan ajaran agama dengan tradisi leluhur, sehingga menciptakan harmoni sosial yang memperkuat kedudukan hukum Islam dalam realitas sosiokultural.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102222127 MONICA BRILIANTY
Date Deposited: 08 Jun 2026 01:45
Last Modified: 08 Jun 2026 01:45
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68144

Actions (login required)

View Item View Item