ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BLITAR NOMOR 123/PID.SUS/2025/PN BLT TENTANG PERJUDIAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF PRINSIP KEADILAN DAN FIQIH SIYASAH

DHEA ANGGRAINI PUSPITASARI, 1860103222123 and SATRIO WIBOWO, 199106172019031018 (2026) ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BLITAR NOMOR 123/PID.SUS/2025/PN BLT TENTANG PERJUDIAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF PRINSIP KEADILAN DAN FIQIH SIYASAH. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (268kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (192kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (276kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (238kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (890kB)

Abstract

Dhea Anggraini Puspitasari, NIM. 1860103222123, Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Blitar Nomor 123/Pid.Sus/2025/PN Blt tentang Perjudian Online dalam Perspektif Prinsip Keadilan dan Fiqih Siyasah, Program Studi Hukum Tatanegara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Satrio Wibowo, M.H. Kata Kunci: Perjudian Online, Pertimbangan Hakim, Fiqih Siyasah. Perjudian merupakan perbuatan yang dilarang karena menimbulkan dampak negatif, seperti kerugian ekonomi dan gangguan sosial, yang semakin berkembang dalam bentuk perjudian online seiring kemajuan teknologi. Meskipun telah diatur dalam KUHP dan UU ITE, dalam praktiknya masih terjadi perbedaan penerapan dasar hukum oleh hakim, khususnya antara Pasal 303 KUHP dan Pasal 27 ayat (2) UU ITE. Hal ini terlihat dalam Putusan Nomor 123/Pid.Sus/2025/PN Blt, di mana hakim memilih menggunakan UU ITE karena perbuatan terdakwa dilakukan melalui media elektronik. Perbedaan penerapan hukum tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dasar pertimbangan hakim serta kesesuaiannya dengan prinsip keadilan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji pertimbangan hakim tidak hanya dari sisi hukum positif, tetapi juga dalam perspektif fiqih siyasah yang menekankan kemaslahatan dan keadilan. Rumusan masalah yang diangkat adalah (1) Bagaimana analisis yuridis Putusan Pengadilan Negeri Blitar Nomor 123/Pid.Sus/2025/PN Blt tentang perjudian online? (2) Bagaimana analisis yuridis Putusan Pengadilan Negeri Blitar Nomor 123/Pid.Sus/2025/PN Blt tentang perjudian online dalam perspektif fiqih siyasah? Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statue approach). Analisis dilakukan terhadap Putusan Nomor 123/Pid.Sus/PN Blt mengenai Perjudian Online. Sumber data terdiri dari bahan hukum primer seperti KUHP, UU ITE, dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan literatur yang membahas hukum pidana dan fiqih siyasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Putusan nomor 123/Pid.Sus/2025/PN Blt sudah sesuai dengan hukum acara pidana, berdasarkan prosedur maupun pembuktiannya, serta penggunaan UU ITE sudah tepat karena termasuk tindak pidana berbasis teknologi. Pertimbangan hakim juga sudah mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan; (2) Dari perspektif fiqih siyasah, putusan hakim sudah sejalan dengan prinsip kemaslahatan karena tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga bertujuan melindungi masyarakat dan mencegah dampak negatif perjudian.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hakim
Hukum > Hukum Tata Negara
Hukum > Putusan
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara
Depositing User: 1860103222123 DHEA ANGGRAINI PUSPITASARI
Date Deposited: 12 Jun 2026 03:07
Last Modified: 12 Jun 2026 03:10
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68306

Actions (login required)

View Item View Item