ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SUKOREJO KABUPATEN TRENGGALEK

ALESSANDRA AJENG RAMADHANI, 1860310223082 and NURUL SETYAWATI HANDAYANI, 199209132023212045 (2026) ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SUKOREJO KABUPATEN TRENGGALEK. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (382kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (175kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (172kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (194kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (176kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (711kB)

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan serius yang masih menjadi tantangan di Desa Sukorejo Kabupaten Trenggalek, dengan prevalensi mencapai 13,5% dan rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial TikTok dalam memenuhi kebutuhan informasi kesehatan ibu hamil serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur dengan 4 ibu hamil dan 1 bidan desa, serta dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori Uses and Gratifications (Griffin, 2018) menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial TikTok oleh ibu hamil di Desa Sukorejo Kabupaten Trenggalek terdiri dari delapan indikator, yaitu: Passing Time (mengisi waktu luang dengan scrolling TikTok), Companionship (TikTok menjadi sumber dukungan emosional), Escape (TikTok menjadi media edukasi untuk mengurangi kecemasan), Enjoyment (konten di TikTok menghibur ibu hamil), Social Interaction (TikTok sebagai sarana berbagi dan verifikasi informasi), Relaxation (TikTok sebagai media relaksasi), Information (sumber informasi kesehatan utama ibu hamil), Excitement (konten menarik mendorong perubahan hidup sehat). Kendala yang dihadapi ibu hamil di Desa Sukorejo Kabupaten Trenggalek dalam pemanfaatan media sosial TikTok diantaranya: keterbatasan akses, kesulitan dalam memahami istilah medis, serta validitas dan kredibilitas informasi. Saran yang diberikan yaitu diperlukan peningkatan literasi digital ibu hamil di Desa Sukorejo serta pendampingan tenaga kesehatan agar informasi kesehatan dari media sosial TikTok dapat dipahami dan digunakan secara tepat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam pengembangan edukasi kesehatan ibu hamil melalui media sosial TikTok. Kata Kunci: Ibu Hamil, Kebutuhan Informasi, Media Sosial TikTok, Stunting.

Item Type: Skripsi
Subjects: Ilmu Perpustakaan
Media Sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam
Depositing User: 1860310223082 ALESSANDRA AJENG RAMADHANI
Date Deposited: 25 Jun 2026 06:35
Last Modified: 25 Jun 2026 06:35
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68644

Actions (login required)

View Item View Item