PEMAKNAAN HADIS NAHI MUNKAR DALAM KONTEN INSTAGRAM AKUN @abuzafran_sh PERSPEKTIF HERMENEUTIKA FAZLUR RAHMAN

FARADELIA MAHMUDITA, 1860312221011 and AHMAT SAEPULOH, 198809232019031012 (2026) PEMAKNAAN HADIS NAHI MUNKAR DALAM KONTEN INSTAGRAM AKUN @abuzafran_sh PERSPEKTIF HERMENEUTIKA FAZLUR RAHMAN. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (768kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (499kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (747kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (871kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (934kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (567kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Pemaknaan Hadis Nahi> Munkar Dalam Konten Instagram Akun @abuzafran_sh Perspektif Hermeneutika Fazlur Rahman” ini ditulis oleh Faradelia Mahmudita dengan NIM 1860312221011. Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Program Studi Ilmu Hadis, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Ahmat Saepuloh M.Ag. Kata Kunci: Nahi> munkar, Kontekstualisasi Hadis, Double Movement, Media sosial. Media sosial Instagram sebagai salah satu platform media sosial populer menjadi salah satu jalan penyebaran pesan keagamaan, terutama hadis. Namun disamping kemudahan akses, muncul beberapa tantangan seperti penyederhanaan makna. Penggunaan hadis di media sosial menuntut perhatian serius karena berkaitan dengan keotentikan hadis, relevansi konteks, serta konstruksi makna yang dibentuk. Mayoritas pengguna media sosial langsung menerima dan membagikan konten hadis, terutama jika hadis tersebut diikuti dengan rujukan populer seperti “H.R Bukhari Muslim” atau “Nabi saw. bersabda”. Oleh karena itu, diperlukan kontekstualisasi hadis nahi> munkar agar tidak salah dalam menafsirkan dan mengamalkan makna hadis. Penelitian ini memiliki dua pertanyaan utama yang dibahas, yakni: 1) Bagaimana kualitas hadis nahi> munkar pada konten Instagram akun @abuzafran_sh? dan 2) Bagaimana kontekstualisasi hadis nahi> munkar pada konten Instagram akun @abuzafran_sh dianalisis melalui perspektif hermeneutika Fazlur Rahman?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hadis nahi> munkar yang digunakan dalam konten Instagram akun @abuzafran_sh, serta untuk menganalisis kontekstualisasi hadis nahi> munkar pada konten Instagram akun @abuzafran_sh melalui perspektif hermeneutika Fazlur Rahman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) bertujuan untuk memahami kontekstualisasi hadis yang ditampilkan dalam konten Instagram akun @abuzafran_sh. Data dikumpulkan melalui observasi dengan mengamati aktifitas unggahan yang berkaitan dengan hadis nahi> munkar, serta dokumentasi dengan memilah, memilih, mengumpulkan konten yang mengutip hadis nahi> munkar. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan kritik sanad, kritik matan, dan hermeneutika double movement. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Hadis nahi> munkar yang dikutip akun @abuzafran_sh diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abi> Da>wud memenuhi kriteria hadis sahih yang meliputi sanadnya bersambung, diriwayatkan perawi s\iqah, serta terhindar dari syaz>\ dan illat. Oleh karena itu, hadis-hadis ini dapat dijadikan h}ujjah. 2) Hasil kontekstualisasi hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abi> Da>wud menunjukkan bahwa bahwa kedua hadis tersebut merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi untuk menghapus sikap apatis masyarakat di era perkembangan teknologi saat ini. Hadis riwayat Imam Muslim memberikan jalan untuk melaksanakan nahi> munkar sesuai dengan kapasitas masing-masing. Sementara itu hadis kedua berfungsi untuk mengingatkan resiko jika tidak menjalankannya. Kedua hadis ini memberi arahan untuk aktif dalam bernahi munkar di media sosial. Jika ruang media sosial telah dikuasai dengan konten yang merusak maka pengguna lain akan menormalisasi hal tersebut, dan pada akhirnya menciptakan lingkungan digital yang beracun.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Al Hadist
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Hadits
Depositing User: 1860312221011 FARADELIA MAHMUDITA
Date Deposited: 26 Jun 2026 00:52
Last Modified: 26 Jun 2026 00:52
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68647

Actions (login required)

View Item View Item