TITIS DWI FITRIANI, 1860308223259 and RILLIANDA ARINDRA PUTAMA, 198704182018012001 (2026) MAKNA BURNOUT PADA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM ISLAM ORPEHA TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (634kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (674kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (619kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (548kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (766kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (595kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (595kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (514kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (511kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (521kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Makna Burnout Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Islam Orpeha Tulungagung” ini ditulis oleh Titis Dwi Fitriani, NIM. 1860308223259, dengan pembimbing Rillianda Arindra Putama, S.Psi., M.Si Kata Kunci: Burnout, Tenaga Kesehatan, Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), Makna Burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami makna burnout berdasarkan pengalaman subjektif tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Islam Orpeha Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan penelitian berjumlah tiga tenaga kesehatan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil screening awal burnout. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dari Kahija. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout dimaknai sebagai pengalaman kelelahan yang muncul akibat tuntutan kerja yang kompleks, tanggung jawab profesional yang tinggi, serta tekanan emosional dalam memberikan pelayanan kesehatan. Pengalaman burnout tidak hanya berupa kelelahan fisik, tetapi juga mencakup dinamika emosional dan psikologis yang berdampak pada kehidupan profesional maupun pribadi. Meskipun demikian, partisipan menunjukkan adanya proses penyesuaian diri melalui pengalaman kerja, dukungan sosial, serta berbagai strategi coping untuk mempertahankan keseimbangan psikologis. Menariknya, burnout tidak sepenuhnya dimaknai sebagai pengalaman negatif, melainkan juga sebagai proses pembelajaran, penguatan profesionalitas, serta sarana menemukan kebermanfaatan dan makna dalam pekerjaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian psikologi, khususnya mengenai burnout pada tenaga kesehatan, serta menjadi dasar dalam penyusunan upaya pencegahan dan penanganan burnout di lingkungan pelayanan kesehatan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Psikologi > Psikologi industri |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 1860308223259 TITIS DWI FITRIANI |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:48 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:48 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69126 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
