STRATEGI GURU PAI DALAM MEΝΑΝΑΜΚΑΝ KEDISIPLINAN SHALAT BERJAMAAH PADA SISWA DI SMPN 2 KADEMANGAN

NAJWA DINAR ILMIA, 1860201222118 and ELFI MU'AWANAH, 197211271997032001 (2026) STRATEGI GURU PAI DALAM MEΝΑΝΑΜΚΑΝ KEDISIPLINAN SHALAT BERJAMAAH PADA SISWA DI SMPN 2 KADEMANGAN. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (510kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (244kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (209kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (318kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (451kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (391kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (197kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skipsi dengan judul “Strategi Guru Pai Dalam Menanamkan Kedisiplinan Sholat Berjamaah Pada Siswa Di SMPN 2 Kademangan” Di Tulis oleh Najwa Dinar Ilmia , NIM 1860201222118 dengan pembimbing Prof. Dr. Elfi Mu’awanah S.Ag,M.Pd. Kata kunci: kedisiplinan, shalat berjamaah, strategi guru PAI, pembiasaan, pendidikan karakter. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai analisis kondisi kedisiplinan shalat berjamaah siswa, strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menanamkan kebiasaan disiplin, serta aspek yang mendukung dan menghambat sehingga berpotensi memengaruhi pelaksanaannya di SMPN 2 Kademangan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif penelitian ini digunakan. Serta teknik pengumpulan data diawali dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kedisiplinan siswa dalam melaksanakan shalat berjamaah tergolong cukup baik, terutama pada aspek kehadiran dan ketepatan waktu yang didukung oleh sistem kloter dan absensi. Namun, pada aspek kekhusyukan dan kesadaran beribadah masih perlu ditingkatkan, karena sebagian siswa masih menunjukkan perilaku kurang serius dalam pelaksanaan shalat. Strategi yang diterapkan oleh guru PAI meliputi pembiasaan, sistem absensi, pemberian motivasi, keteladanan, penggunaan media pembelajaran, pengawasan, serta penerapan reward dan sanksi edukatif. Strategi ini terbukti efektif dalam membentuk kedisiplinan siswa secara struktural, meskipun belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kesadaran internal. Faktor pendukung dalam penelitian ini meliputi ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, budaya religius sekolah, sistem poin raport, serta kerjasama dengan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi jumlah siswa yang banyak, latar belakang keluarga yang beragam, rendahnya kesadaran internal siswa, serta kondisi kelelahan dan rasa malas. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penanaman kedisiplinan shalat berjamaah di SMPN 2 Kademangan telah berjalan dengan cukup baik melalui sistem yang terstruktur dan strategi yang terintegrasi. Namun, diperlukan upaya lanjutan untuk meningkatkan kesadaran internal siswa agar kedisiplinan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga menjadi bagian dari karakter pribadi siswa.

Item Type: Skripsi
Subjects: Fiqih > Ibadah Wajib
Pendidikan > Pendidikan Menengah Pertama
Fiqih > Sholat
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 1860201222118 NAJWA DINAR ILMIA
Date Deposited: 13 Jul 2026 05:51
Last Modified: 13 Jul 2026 05:51
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69317

Actions (login required)

View Item View Item