TAFSIR MUBĀDALAH (Studi Tematik Ayat-Ayat Identitas Gender Terhadap Fenomena Disforia Gender Dalam Pemikiran Faqihuddin Abdul Kodir)

SAIDATUN NISA', 1860301223109 and RIFQI AS'ADAH, 198501052019032016 (2026) TAFSIR MUBĀDALAH (Studi Tematik Ayat-Ayat Identitas Gender Terhadap Fenomena Disforia Gender Dalam Pemikiran Faqihuddin Abdul Kodir). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (929kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (440kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (458kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (836kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (900kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (947kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (685kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (343kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (454kB)

Abstract

Skripsi berjudul “ Tafsir Mubādalah: Studi Tematik Ayat-Ayat Identitas Gender terhadap Fenomena Disforia Gender dalam Pemikiran Faqihuddin Abdul Kodir ” ini ditulis oleh Saidatun Nisa’, NIM 1860301223109, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dengan pembimbing Dr. Rifqi As’adah Al Laily, M. Ag. Kata Kunci: Etika Kesalingan, Prinsip Inklusif, Qiraah Gender Riset ini dilatarbelakangi oleh fenomena disforia gender yang menuntut pembacaan Islam yang lebih humanis. Melalui tafsir tematik dan metode mubādalah, kajian ini menegaskan pentingnya keadilan dan konsep rahmah serta konteks sosial dalam memahami identitas gender serta merespons pengalaman non biner secara etis dan inklusif. Riset kualitatif dengan gaya Library Research ini menggunakan tafsir tematik sebagai analisis pertama dan tafsir mubādalah sebagai pisau analisis kedua. Analisis tematik disini berfokus pada dua tipologi konseptual, yakni ayat tentang identitas gender seperti pada QS. Al-Syūrā [42]: 49-50 dan ayat problem disforia gender yakni QS. Al-H{ajj [22]: 78. Riset ini meneguhkan tiga tesis. Pertama, Biografi dan karya Faqihuddin Abdul Kodir menunjukkan konsistensi dalam membangun paradigma keadilan gender melalui qira’ah mubādalah. Fakta ini menegaskan kesalingan relasi dan pembaruan fiqh yang berorientasi pada kemanusiaan. Kedua, Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan pendekatan mubādalah memperluas pemahaman relasi gender dalam Al-Qur’an , menghadirkan pembacaan yang inklusif sekaligus menjawab problem sosial melalui interpretasi berbasis keadilan dan kesalingan. Ketiga, menunjukkan bahwa tafsir mubādalah atas ayat-ayat Al-Qur’an membaca disforia gender melalui karāmah insāniyyah dan takarrum fī al-tanawwu‘ serta reinterpretasi atas pemahaman tagyīr khalq Allāh, menghasilkan paradigma yang menjamin keselamatan jiwa, keadilan relasional, dan pengakuan penuh atas keragaman manusia. Tawaran atas ketiganya bersifat inklusif sehingga tidak menutup kemungkinan menerima fakta terbaru.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Al Quran
Agama > Tafsir Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir
Depositing User: 1860301223109 SAIDATUN NISA'
Date Deposited: 13 Jul 2026 06:34
Last Modified: 13 Jul 2026 06:34
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69498

Actions (login required)

View Item View Item