PENGEMBANGAN BOOKLET ETNOBOTANI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT MUNJUNGAN TRENGGALEK SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI

BADRIYAH DWI MASRUROH, 1860208223109 and NANANG PURWANTO, 198712272023211013 (2026) PENGEMBANGAN BOOKLET ETNOBOTANI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT MUNJUNGAN TRENGGALEK SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (688kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (201kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (187kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (325kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (612kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (198kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

Skripsi dengan judul "Pengembangan Booklet Etnobotani Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Masyarakat Munjungan Trenggalek Sebagai Sumber Belajar Biologi Materi Keanekaragaman Hayati", ditulis oleh Badriyah Dwi Masruroh, NIM. 1860208223109, Pembimbing Nanang Purwanto, M.Pd. Kata Kunci: booklet etnobotani, tanaman obat tradisional, Munjungan Trenggalek, sumber belajar biologi, hasil belajar kognitif. Masyarakat Desa Bangun dan Desa Bendoroto di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek masih aktif memanfaatkan 15 jenis tanaman obat tradisional secara turun-temurun, meliputi jahe, kunyit, kencur, temulawak, sambiloto, kumis kucing, senggani, lempuyang, pecut kuda, kitolod, serai, kemuning, kapulaga jawa, sangketan, dan temu kunci dengan cara merebus, menumbuk, dan memeras. Namun pengetahuan tersebut belum terdokumentasi secara sistematis maupun tersedia dalam bentuk media pembelajaran yang memadai, sehingga diperlukan pengembangan booklet etnobotani yang mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran biologi secara bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan tanaman obat tradisional masyarakat Munjungan sebagai dasar pengembangan booklet etnobotani, serta menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan booklet terhadap hasil belajar kognitif siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba adalah 35 peserta didik kelas X MA Nurul Ulum Munjungan. Data dikumpulkan melalui wawancara, validasi ahli, angket respon peserta didik, serta pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan persentase kelayakan, uji N-Gain, dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) masyarakat Munjungan memanfaatkan 15 jenis tanaman obat secara tradisional melalui cara merebus, menumbuk, dan memeras sebagai dasar pengembangan booklet etnobotani; (2) booklet dinyatakan sangat layak dengan rata-rata kevalidan 84,73% (ahli materi 91,67% dan ahli media 77,78%); (3) booklet dinyatakan sangat praktis dengan persentase kepraktisan 89,5%; (4) booklet efektif meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dengan kenaikan rata-rata nilai dari 37,14 menjadi 77,52, N-Gain 0,66 (kategori sedang), dan Asymp. Sig. uji Wilcoxon 0,000 < 0,05. Dengan demikian, booklet etnobotani pemanfaatan tanaman obat tradisional masyarakat Munjungan Trenggalek dinyatakan valid, sangat praktis, dan efektif digunakan sebagai sumber belajar biologi kelas X.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Sumber Belajar
Biologi > Tumbuhan
Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi
Depositing User: 1860208223109 BADRIYAH DWI MASRUROH
Date Deposited: 22 Jul 2026 06:23
Last Modified: 22 Jul 2026 06:23
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69832

Actions (login required)

View Item View Item