SEPTIA KUSUMA ANGGRAINI, 1880506240024 and IMAM FUADI, 196903311994031002 and LUK LUK NUR MUFIDAH, 197903192003122002 (2026) INTEGRASI STRATEGI EXPERIENTIAL LEARNING BERBASIS INQUIRY GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA (Studi Multisitus di SMAN 1 Berbek dan SMAN 1 Ngronggot). [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (573kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISII.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (337kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (489kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (540kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Tesis dengan judul “Integrasi Strategi Experiential Learning Berbasis Inkuiry Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Membentuk Karakter Religius Siswa (Studi Multisitus di SMAN 1 Berbek dan SMAN 1 Ngronggot)” ini ditulis oleh Septia Kusuma Anggraini, NIM. 1880506240024 dengan pembimbing Prof. Dr. H. Imam Fuadi, M.Ag. dan Dr. H. Luk Luk Nur Mufidah, M.Pd.I. Kata Kunci: Integrasi Strategi, Experiential Learning Berbasis Inkuiri, Karakter Religius. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh monotonnya pembelajaran PAI di tingkat menengah atas yang didominasi ceramah satu arah dan hafalan, sehingga kurang menyentuh aspek afektif serta psikomotorik. Tantangan pembentukan karakter pada era digital juga semakin kompleks akibat dampak negatif media sosial. Guru PAI memerlukan variasi pendekatan progresif melalui strategi experiential learning berbasis inkuiri guna merangsang partisipasi aktif, kemandirian riset, serta mengoptimalkan internalisasi karakter religius siswa secara holistik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan bentuk integrasi strategi experiential learning berbasis inkuiri guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa di SMAN 1 Berbek dan SMAN 1 Ngronggot, 2) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat integrasi strategi experiential learning berbasis inkuiri guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa di SMAN 1 Berbek dan SMAN 1 Ngronggot, 3) Untuk mendeskripsikan solusi yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi faktor penghambat integrasi strategi experiential learning berbasis inkuiri guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa di SMAN 1 Berbek dan SMAN 1 Ngronggot. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi multisitus. Pelaksanaan penelitian dilakukan di dua lokasi, yaitu SMAN 1 Berbek dan SMAN 1 Ngronggot. Sumber data primer dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, waka kurikulum, guru PAI, dan siswa yang terlibat langsung dalam pembelajaran. Sumber data sekunder diperoleh dari dokumen perangkat pembelajaran, catatan lapangan observasi, foto dokumentasi kegiatan, serta arsip sekolah yang relevan dengan fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara berkelanjutan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta analisis lintas situs. Keabsahan data diuji menggunakan uji kredibilitas dengan teknik triangulasi sumber dan metode, ketekunan pengamatan, serta pengecekan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Integrasi strategi di SMAN 1 Berbek berwujud siklus pembelajaran berbasis teknologi digital (gawai, tablet, Chromebook, dan Interactive Flat Panel), sedangkan di SMAN 1 Ngronggot menekankan pada optimalisasi lingkungan belajar suportif melalui kebijakan Bring Your Own Device (BYOD) serta pemanfaatan ruang kelas dan perpustakaan sebagai area diskusi yang fleksibel. 2) Faktor penghambat meliputi fluktuasi kondisi psikologis siswa, rasa kantuk pada jam rawan siang, hambatan teknis infrastruktur digital, serta keterbatasan proyektor multimedia. 3) Solusi yang dilakukan guru PAI bertumpu pada penguatan kompetensi pedagogis melalui variasi strategi adaptif, fleksibilitas penataan lingkungan belajar, bimbingan emosional, penyediaan sarana riset mandiri, pemberian rekognisi langsung, serta optimalisasi kegiatan MGMP dan In-House Training (IHT).
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Agama Pendidikan Pendidikan Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | 1880506240024 SEPTIA KUSUMA ANGGRAINI |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:29 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:29 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70090 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
