ROHMANSUR, 1860306222059 and DZINNUN HADI, 199201072023211017 (2026) MAKNA TRADISI ULUR-ULUR DALAM PENGALAMAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MASYARAKAT DESA SAWO. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (732kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (344kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (278kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (354kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Rohmansur, NIM. 1860306222059, 2026. “Makna Tradisi Ulur-Ulur Dalam Pengalaman Kesejahteraan Psikologis Masyarakat Desa Sawo”. Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Jurusan Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Dr. Dzinun Hadi, M.Pd. Kata Kunci: Tradisi Ulur-Ulur, Kesejahteraan Psikologis, Makna Pengalaman, Masyarakat Desa Sawo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami tradisi lokal tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai pengalaman hidup yang berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis masyarakat. Tradisi Ulur-Ulur yang dilaksanakan masyarakat Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, merupakan ritual budaya yang hingga kini tetap dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur atas keberlimpahan air Telaga Buret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana masyarakat Desa Sawo memaknai tradisi Ulur-Ulur dalam pengalaman hidup mereka dan memahami pengalaman keterlibatan masyarakat Desa Sawo dalam tradisi Ulur-Ulur berkaitan dengan kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan fenomenologi dipilih untuk memahami pengalaman hidup (lived experience) serta makna yang diberikan partisipan terhadap keterlibatan mereka dalam tradisi Ulur-Ulur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sawo memaknai tradisi Ulur-Ulur dalam pengalaman hidup mereka sebagai pengalaman hidup yang memiliki nilai budaya, spiritual, sosial, psikologis, dan ekologis. Tradisi Ulur-Ulur dimaknai sebagai ruang pembentukan makna kehidupan masyarakat melalui pengalaman kolektif. Pengalaman keterlibatan masyarakat Desa Sawo dalam tradisi Ulur-Ulur berkaitan dengan kesejahteraan psikologis, keterlibatan masyarakat Desa Sawo menghadirkan rasa tentrem, makna spiritual, keterhubungan sosial, dan kesadaran ekologis. Pengalaman tersebut memiliki keterkaitan dengan beberapa dimensi kesejahteraan psikologis Carol D. Ryff, yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Dengan demikian, tradisi Ulur-Ulur tidak hanya dimaknai sebagai ritual budaya atau agenda tahunan saja, tetapi juga sebagai ruang pengalaman psikologis kolektif yang menghadirkan rasa tentrem, makna spiritual, keterhubungan sosial, dan kesadaran ekologis yang dipahami sebagai bagian dari pengalaman kesejahteraan psikologis mereka.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam > Belajar Bimbingan dan Konseling Islam > Kepribadian Kesejahteraan Sosial Bimbingan dan Konseling Islam > Perilaku Psikologi > Psikologi kepribadian Psikologi > Psikologi sosial Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | 1860306222059 ROHMANSUR |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 02:05 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:05 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70117 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
