REGULASI PENYEDIAAN ALAT KONTRASEPSI BAGI SISWA DAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF SADD AL-ZARI‘AH (Studi Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024)

MOCH. ABU SOFYAN AL KHUSAINI, 1880509230016 and AHMAD MUHTADI ANSHOR, 197007202000031001 and ASMAWI, 197509032003121004 (2025) REGULASI PENYEDIAAN ALAT KONTRASEPSI BAGI SISWA DAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF SADD AL-ZARI‘AH (Studi Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (293kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (227kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (275kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (438kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (220kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (506kB)

Abstract

Kesehatan merupakan anugerah sekaligus amanah dari Allah Swt. yang wajib dijaga, termasuk dalam hal kesehatan reproduksi. Pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2024 sebagai turunan dari UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, untuk meningkatkan layanan promotif dan preventif, khususnya dalam isu kesehatan reproduksi remaja, termasuk akses terhadap penyediaan alat kontrasepsi. Ketentuan ini menuai kontroversi karena dinilai ambigu dan bertentangan dengan norma agama serta sosial, walaupun pemerintah menegaskan bahwa layanan tersebut hanya ditujukan bagi remaja yang telah menikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis regulasi tentang penyediaan alat kontrasepsi bagi siswa dan remaja dalam PP. No. 28 Tahun 2024. (2) Menganalisis regulasi tentang penyediaan alat kontrasepsi bagi siswa dan remaja perspektif Sadd al-Zari’ah Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan metode normatif-teologis, yang merujuk pada al-Qur’an, hadis, pandangan ulama, serta literatur keislaman untuk menelaah persoalan. Sumber data meliputi bahan hukum primer seperti PP No. 28 Tahun 2024, UU No. 17 Tahun 2023, UUD 1945, Al-Qur’an, hadis, dan kaidah fikih; serta bahan hukum sekunder seperti buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan telaah terhadap sumber-sumber tertulis yang kredibel guna memastikan validitas data yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Salah satu poin yang dinilai krusial adalah Pasal 103 ayat (4) huruf e terkait penyediaan alat kontrasepsi bagi remaja. Walaupun ditujukan untuk remaja yang telah menikah melalui juru bicara kemenkes, pasal ini memunculkan ambiguitas yang dikhawatirkan dapat melegalkan sexs bebas. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi yang komprehensif serta pembatasan implementasi agar tetap sejalan dengan nilai agama dan budaya. 2) Ditinjau dari pendekatan Sadd al-Zari’ah, Peraturan Pemerintah tersebut dapat mengandung potensi keharaman untuk diterapkan meskipun bertujuan maslahat, karena teori ini menitik beratkan pada pencegahan kerusakan dari tindakan yang asalnya dibolehkan secara hukum, Sehingga peraturan ini terkhusus pada pasal 103 ayat 4 poin E menjadi haram hukumnya untuk diterapkan jika tidak adanya upaya pembenahan secara tulisan maupun upaya pembenahan penerapanya.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Agama
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Hukum > Putusan
Hukum > Undang-undang
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1880509230016 MOCH.ABU SOFYAN ALKHUSAINI
Date Deposited: 27 Aug 2026 05:49
Last Modified: 27 Aug 2026 05:49
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70188

Actions (login required)

View Item View Item