RESILIENSI REMAJA MADYA YANG MENGALAMI FATHERLESS DALAM PSYCHOLOGICAL WELL-BEING (Studi Fenomenologi di Panti Asuhan Yatim Ahmad Yani Al- Muslimun Tulungagung)

ANDINI WULANDARI, 126306211006 and WIDYA AYU PERMATASARI, 199306052020122017 (2025) RESILIENSI REMAJA MADYA YANG MENGALAMI FATHERLESS DALAM PSYCHOLOGICAL WELL-BEING (Studi Fenomenologi di Panti Asuhan Yatim Ahmad Yani Al- Muslimun Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (693kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (364kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (308kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (351kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (455kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (314kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi berjudul “Resiliensi Remaja Madya Yang Mengalami Fatherless Dalam Psychological Well-Being (Studi Fenomenologi di Panti Asuhan Yatim Ahmad Yani Al Muslimun Tulungagung)” ditulis oleh Andini Wulandari dengan NIM 126306211006, dosen pembimbing Widya Ayu Permatasari, S.Sos., M.Si, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kata Kunci: resiliensi, fatherless, psychological well-being Fenomena fatherless atau ketidakhadiran sosok ayah menjadi realitas yang dihadapi oleh sebagian remaja madya di panti asuhan. Kondisi ini berpotensi mengganggu perkembangan psikologis remaja, termasuk dalam aspek psychological well-being. Namun, tidak semua juga mengalami dampak negatif yang sama. Beberapa dari mereka justru menunjukkan kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan yang dialaminya dan beradaptasi kembali secara lebih positif. Kemampuan ini disebut resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana resiliensi remaja madya yang mengalami fatherless pada kematian ayah dalam proses pemulihan psychological well-being. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian adalah remaja madya berusia 16 tahun yang tinggal di Panti Asuhan Yatim Ahmad Yani Al Muslimun Tulungagung dan mengalami kondisi fatherless atas kematian ayah. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan dan dokumentasi. Analisis data dengan pendekatan tematik berdasarkan teori resiliensi Reivich and Shatte yang meliputi 7 aspek : Regulasi Emosi, Kontrol Impuls, Optimisme, Analisis Kausal, Empati, Efikasi Diri, serta Pencapaian (Reaching Out). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi pada remaja madya yang fatherless atas kematian ayah terbentuk melalui pengalaman hidupnya yang penuh tantangan, lingkungan yang positif dan suportif serta adanya makna positif yang dibangun dari kehilangan sosok ayah. Ketujuh aspek resiliensi tampak hampir terpenuhi semua dari subjek, namun terdapat dua aspek yang belum terpenuhi secara konsisten. Subjek memiliki resiliensi kontrol impuls, analisis kausal, empati, efikasi diri, serta pencapaian (reaching out) yang baik, namun aspek regulasi emosi dan optimisme belum terpenuhi dengan baik. Kondisi tersebut didapatkan pada proses wawancara serta observasi. Keterkaitan dengan psychological well-being bahwa dengan belum terpenuhinya aspek regulasi dan optimisme, proses pemulihan psychological well-being masih menghadapi tantangan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam > Kepribadian
Psikologi > Psikologi kepribadian
Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: 126306211006 ANDINI WULANDARI
Date Deposited: 04 Aug 2026 01:34
Last Modified: 04 Aug 2026 01:34
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70429

Actions (login required)

View Item View Item