MAKNA RIDA TERHADAP KONDISI KESEJAHTERAAN EKONOMI DALAM PERSPEKTIF PEGAWAI HONORER DI MI PLUS AL ISTIGHOTSAH TULUNGAGUNG

FEBIANA SUGIARTI PUTRI, 1860303223045 and ABDULOH SAFIK, 197906122025211004 (2026) MAKNA RIDA TERHADAP KONDISI KESEJAHTERAAN EKONOMI DALAM PERSPEKTIF PEGAWAI HONORER DI MI PLUS AL ISTIGHOTSAH TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (381kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (273kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (383kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (668kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (442kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (306kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (914kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Makna Rida Terhadap Kondisi Kesejahteraan Ekonomi dalam Perspektif Pegawai Honorer di MI Plus Al Istighotsah Tulungagung” ini ditulis oleh Febiana Sugiarti Putri NIM. 1860303223045 dengan pembimbing Dr. Abduloh Safik, M. Fil. I. Program Studi Tasawuf Psikoterapi, Jurusan Ushuluddin, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kata Kunci: Kesejahteraan Ekonomi, Pegawai Honorer, Rida Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kesejahteraan ekonomi pegawai honorer di MI Plus Al Istighotsah Tulungagung yang cenderung rendah ditengah terjadinya inflasi di berbagai sektor serta adanya ketidakpastian status kepegawaian. Di tengah kondisi tersebut, para pegawai honorer tetap menunjukkan komitmen dalam bekerja, yang mengindikasikan adanya mekanisme penerimaan spiritual berupa sikap rida. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami makna rida sebagai mekanisme adaptasi spiritual dalam ranah lingkungan profesional kerja dalam menghadapi keterbatasan ekonomi dan motivasi yang mendasari mereka untuk tetap bertahan. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Bagaimana pegawai honorer di MI Plus Al Istighotsah memaknai rida dalam menghadapi kesejahteraan ekonomi ditengah ketidakseimbangan antara beban kerja dan penghasilan? 2) Bagaimana motivasi pegawai honorer di MI Plus Al Istighotsah untuk tetap bertahan pada pekerjaannya ditengah minimnya kesejahteraan ekonomi? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap informan pegawai honorer di MI Plus Al Istighotsah. Analisis data dilakukan untuk mengungkap esensi pengalaman subjektif partisipan mengenai rida sebagai bentuk motivasi spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rida dimaknai sebagai sikap menerima ketetapan Allah dengan lapang dada, yang berfungsi untuk mereduksi stres dan meningkatkan ketenangan batin. Motivasi pegawai honorer untuk bertahan didasari oleh orientasi spiritual, yakni mencari berkah dan pengabdian, di mana pekerjaan dipandang bukan sekadar pemenuhan kebutuhan materi, melainkan sebagai jalan menuju rida Allah. Lingkungan kerja yang kental dengan nilai-nilai religius pesantren berperan signifikan dalam memperkuat pengalaman rida dan resiliensi psikologis para pegawai.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Agama > Tasawuf
Ekonomi > Upah
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: 1860303223045 FEBIANA SUGIARTI PUTRI
Date Deposited: 11 Aug 2026 01:32
Last Modified: 11 Aug 2026 01:32
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70820

Actions (login required)

View Item View Item