NILNAZZAKIA, 1860308221086 and MUTHIA MAHARANI, 199007162023143002 (2026) PENGALAMAN ROMANSA PEREMPUAN DEWASA DENGAN LATAR BELAKANG FATHERLESS (Studi Fenomenologis). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (829kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
BAB II KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (310kB) |
|
|
Text
BAB III METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
|
|
Text
BAB IV HASIL PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (337kB) |
|
|
Text
BAB V PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text
BAB VI PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pengalaman Romansa Perempuan Dewasa dengan Latar Belakang Fatherless: Studi Fenomenologis” ini ditulis oleh Nilnazzakia, NIM. 1860308221086, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Muthia Maharani, M.Psi., Psikolog. Kata kunci: fatherless, hubungan romantis, perempuan dewasa awal, pemaknaan, Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Fenomena fatherless semakin mendapat perhatian karena memengaruhi perkembangan psikologis individu dan pembentukan hubungan romantis pada masa dewasa awal. Minimnya keterlibatan emosional ayah dapat memengaruhi persepsi terhadap laki-laki, kemampuan membangun kepercayaan, regulasi emosi, serta pola kelekatan dalam hubungan. Namun, penelitian yang mengkaji bagaimana perempuan dewasa awal memaknai hubungan romantis setelah mengalami fatherless, khususnya melalui pendekatan fenomenologi, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan memahami pemaknaan hubungan romantis pada perempuan dewasa awal dengan latar belakang fatherless. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Tiga partisipan dipilih melalui purposive sampling setelah menjalani skrining awal menggunakan Father Presence Questionnaire (FPQ) untuk mengidentifikasi pengalaman fatherless. Data kemudian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan tahapan IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman fatherless memengaruhi proses pembentukan hubungan romantis melalui persepsi terhadap laki-laki, kemampuan membangun kelekatan, dinamika emosional, serta pemaknaan terhadap hubungan. Meskipun menghadapi kesulitan dalam membangun kepercayaan dan kerentanan emosional, ketiga partisipan mampu merekonstruksi pengalaman masa lalunya melalui komunikasi yang terbuka, dukungan pasangan, dan komitmen bersama sehingga hubungan romantis dimaknai sebagai ruang yang aman, setara, dan mendukung pertumbuhan diri. Penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian psikologi perkembangan dan psikologi keluarga dengan memberikan gambaran mendalam mengenai proses partisipantif perempuan dewasa awal dalam membangun hubungan romantis setelah mengalami fatherless, sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan layanan konseling dan intervensi yang lebih kontekstual.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi > Psikologi klinis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 1860308221086 NILNAZZAKIA |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 01:20 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 01:20 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70895 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
