NIKMATUL AZIZAH, 1860307222051 and RIZAL ZAMZAMI, 199004122020121006 (2026) KUPATAN: SEJARAH, PERKEMBANGAN, DAN DINAMIKANYA DI KECAMATAN BOYOLANGU, KABUPATEN TULUNGAGUNG 1953-2016. [ Skripsi ]
|
Text
COVER .pdf Download (750kB) |
|
|
Text
ABSTRAK .pdf Download (457kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (323kB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Download (378kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) |
|
|
Text
BAB III .pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (312kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (300kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tradisi Kupatan merupakan tradisi keagamaan dan budaya masyarakat Jawa yang dilaksanakan setelah puasa Syawal. Tradisi Kupatan tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga mengandung nilai sosial, budaya, dan filosofis yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan sejarah, perkembangan, dan dinamika Tradisi Kupatan di Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung pada tahun 1953–2016. Penelitian menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh melalui wawancara, buku, jurnal, dokumen, dan berbagai referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, masyarakat Kecamatan Boyolangu mulai mengenal Tradisi Kupatan sejak tahun 1953 melalui pengaruh Tradisi Kupatan dari Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Tradisi Kupatan dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan puasa Syawal serta menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat. Kedua, perkembangan Tradisi Kupatan ditandai dengan perubahan bentuk pelaksanaan dan meningkatnya partisipasi masyarakat melalui kegiatan doa bersama, pembagian ketupat, sedekah bumi, pawai budaya, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi budaya. Ketiga, dinamika Tradisi Kupatan terlihat dari kemampuan masyarakat mempertahankan nilai religius, gotong royong, solidaritas sosial, dan kebersamaan di tengah perubahan sosial sehingga Tradisi Kupatan tetap menjadi identitas budaya masyarakat Kecamatan Boyolangu. Kata Kunci: Tradisi Kupatan, Boyolangu, Sejarah
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sejarah Peradaban Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | 1860307222051 NIKMATUL AZIZAH |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:23 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 07:23 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71708 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
