SINTHA TRINANDIRA WATI, 126102211111 and FRANDY ARGADINATA, 1993010520171184 (2025) PEMENUHAN KEWAJIBAN NAFKAH KELUARGA MENURUT PERSPEKTIF FIQH MUNAKAHAT DAN PSIKOLOGIS PASANGAN DALAM HUBUNGAN JARAK JAUH (Studi Kasus Di Desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (442kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (318kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (437kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (402kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Sintha Trinandira Wati , 126102211111 , Pemenuhan Kewajiban Nafkah Suami Menurut Perspektif Fiqh Munakahat Dan Kondisi Psikologis Pasangan Dalam Pernikahan Jarak Jauh Di Desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar , Jurusan Hukum Keluarga Islam , Universitas Islam Negeri Sayyid Alli Rahmatullah Tulungagung , 2025 , Pembimbing : Frandy Argadinata.M.H Kata Kunci : Pemenuhan Kewajiban Nafkah Suami, Fiqh Munakahat , Hubungan jarak jauh, Kondisi Psikologis Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena pernikahan jarak jauh (long distance marriage)yang semakin banyak terjadi, khususnya di Desa Gedog, akibat tuntutan pekerjaan suami di luar daerah bahkan luar negeri. Fenomena ini umumnya disebabkan oleh tuntutan ekonomi dan pekerjaan suami di luar daerah atau bahkan luar negeri, sehingga suami dan istri harus menjalani kehidupan rumah tangga tanpa tinggal bersama dalam waktu yang lama. Hal ini menimbulkan persoalan baru, terutama dalam hal pemenuhan kewajiban nafkah oleh suami serta dampaknya terhadap kondisi psikologis pasangan. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana Pemenuhan Kewajiban Nafkah Suami bagi yang menjalani pernikahan jarak jauh Menurut Perspektif Fiqh Munakahat di Desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar ? 2) Bagaimana Dampak Kondisi Psikologis Pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh Di Desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar ? Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui pemenuhan nafkah bagi pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh di desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. 2) Untuk Mengetahui bagaimana dampak kondisi psikologis pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh Di desa Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pasangan suami istri yang menjalani pernikahan jarak jauh, melakukan observasi langsung dan dokumentasi. Teknis analisis menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan nafkah lahir dan batin dalam rumah tangga di Desa Gedog belum sepenuhnya terpenuhi, terutama dalam keluarga yang menjalani hubungan jarak jauh (LDM). Dalam aspek nafkah lahir, beberapa istri merasa nafkah yang diberikan suami masih terbatas karena kondisi ekonomi, sehingga mereka turut bekerja untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. Namun, hal ini diperbolehkan dalam pandangan fiqh munakahat selama suami tetap menjalankan kewajiban utama dalam memberi nafkah. Sementara itu, nafkah batin, khususnya hubungan suami istri, sulit terpenuhi secara rutin karena jarak, namun tetap dijaga dengan komitmen dan kesetiaan oleh kedua belah pihak. Para suami yang merantau tetap berupaya memenuhi kebutuhan lahir dan memberikan tempat tinggal layak bagi keluarga. Secara keseluruhan, pemenuhan nafkah oleh suami perantau di Desa Gedog telah sesuai dengan ketentuan fiqh munakahat, yaitu memberi nafkah sesuai kemampuan dan menjaga tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Sedangkan dampak psikologis pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh (Long Distance Marriage) di Desa Gedog menimbulkan berbagai dampak psikologis, baik bagi istri maupun suami. Istri cenderung mengalami tekanan emosional, stres, kecemasan, dan rasa kesepian karena harus menjalankan tanggung jawab rumah tangga sendirian. Di sisi lain, suami yang merantau juga menghadapi perasaan kesepian, rindu, dan rasa bersalah karena tidak bisa hadir langsung untuk keluarga. Meskipun demikian, pasangan tetap berupaya menjaga keharmonisan rumah tangga dengan membangun komunikasi yang rutin, saling mempercayai, memegang komitmen, dan memiliki tujuan bersama dalam pernikahan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa meskipun terpisah secara fisik, pasangan tetap dapat menjaga kestabilan dan keutuhan rumah tangga melalui kekuatan emosional dan kerja sama yang baik.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 126102211111 SINTHA TRINANDIRA WATI |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 04:41 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 04:41 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
