DEVI AYU ROSDIANA, 126406212122 and GALIH PRADANANTA, 199308242020121011 (2025) PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO), DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2020-2024. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (621kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (455kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (439kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (637kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (234kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pengaruh Non performing Financing (NPF), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah periode 2020-2024” ini ditulis oleh Devi Ayu Rosdiana, NIM. 126406212122, dengan pembimbing Galih Pradananta, M. Si. Kata Kunci: Non Performing Financing, BOPO, Capital Adequacy Ratio, ROA, Bank Umum Syariah. Pertumbuhan pesat industri perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sistem keuangan yang adil dan berlandaskan nilai-nilai syariah. Namun, seiring pertumbuhan tersebut, tantangan dalam menjaga keberlanjutan kinerja keuangan—terutama profitabilitas—semakin kompleks, terlebih pada masa pandemi COVID-19 yang menguji daya tahan lembaga keuangan, termasuk Bank Umum Syariah (BUS). Profitabilitas, yang dalam penelitian ini diproksikan dengan Return on Assets (ROA), bukan hanya cerminan dari pencapaian laba, tetapi juga indikator efisiensi pengelolaan dana umat dan akuntabilitas lembaga terhadap publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh Non Performing Financing (NPF), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap profitabilitas BUS di Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel, berdasarkan data sekunder dari laporan keuangan 10 BUS yang aktif selama periode tersebut. Analisis dilakukan dengan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF dan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, yang menegaskan bahwa pembiayaan bermasalah dan rendahnya efisiensi operasional dapat menghambat pencapaian kinerja keuangan yang sehat. Di sisi lain, CAR tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap profitabilitas, mengindikasikan bahwa ketersediaan modal belum tentu berdampak langsung terhadap peningkatan laba jika tidak diikuti dengan strategi alokasi yang produktif. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti memengaruhi profitabilitas secara signifikan. Penelitian ini tidak hanya menyajikan data dan analisis statistik, tetapi juga menghadirkan refleksi bahwa stabilitas dan keberhasilan BUS tidak lepas dari ketepatan pengelolaan risiko, efisiensi biaya, dan strategi permodalan yang bijaksana. Di tengah dinamika ekonomi yang tak menentu, hasil ini diharapkan menjadi kontribusi ilmiah sekaligus pijakan praktis bagi manajemen bank, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem keuangan syariah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Manajemen Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Manajemen Keuangan Syariah |
| Depositing User: | 126406212122 DEVI AYU ROSDIANA |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 03:34 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 03:34 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65870 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
