MUHAMMAD FIKRI RIZAL IZZA, 126209211024 and IKFI KHOULITA, 19821013201801200 (2025) PERAN MAJELIS SABILU TAUBAH DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA KARANGGAYAM KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (456kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (625kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (685kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (541kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (548kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (819kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (545kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (417kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (419kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (984kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bertumbuhnya aktivitas ekonomi di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, sejak Majelis Sabilu Taubah yang di asuh oleh Agus Muhammad Iqdam berkembang menjadi pusat dakwah sekaligus pusat kegiatan sosial dan ekonomi. Banyaknya jamaah yang datang setiap minggunya, bahkan mencapai puluhan ribu orang, mendorong masyarakat setempat untuk membuka berbagai jenis usaha, khususnya di bidang usaha mikro kecil. Fokus penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana peran Majelis Sabilu Taubah dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Karanggayam Kecamatan Srengat kabupaten Blitar? 2) Bagaimana dampak positif dari keberadaan majelis Sabilu Taubah terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Karanggayam Kecamatan Srengat kabupaten Blitar?. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi pelaku usaha mikro kecil di sekitar Majelis Sabilu Tubah, tim satgas, tim media, dan anggota hadrah Majelis Sabilu Taubah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Majelis Sabilu Taubah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Karanggayam. Majelis ini telah berfungsi sebagai pusat pembelajaran Islam yang tidak hanya menyampaikan ajaran bersifat ibadah mahdhah, tetapi juga nilai-nilai muamalah. Selain itu, Majelis Sabilu Taubah berperan sebagai pusat pengembangan budaya dan kultur Islam yang mendorong tumbuhnya kebiasaan religius seperti pengajian rutin, dzikir, dan shalawat. Majelis ini juga berfungsi sebagai tempat konseling spiritual melalui ceramah-ceramah motivatif yang disampaikan oleh Gus Iqdam. Tidak hanya itu, majelis ini juga menjadi pusat pengkaderan ulama dan cendekiawan muda. Hal ini tampak dari munculnya tokoh-tokoh muda yang aktif, inspiratif, dan mandiri secara ekonomi, seperti Yoga Frysky. Di sisi lain, majelis Sabilu Taubah juga turut mendorong pertumbuban ekonomi masyarakat untuk membuka usaha dalam menjajakan produk atau jasa sehingga meningkatkan penghasilan keluarga. Adapun, keberadaan Majelis Sabilu Taubah ini terbukti mendorong pertumbuhan ekonomi dan berdampak positif dalam 3 hal utama yaitu: Pertama, dalam kemajuan teknologi, majelis dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital seperti media sosial dalam memasarkan produk. Kedua, dalam pertumbuhan penduduk, majelis dapat meningkatkan jumlah konsumen melalui kedatangan jamaah dari berbagai daerah. Ketiga, dalam akumulasi modal, majelis dapat mendorong masyarakat untuk mengelola keuntungan usahanya secara berkelanjutan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama Ekonomi > Entrepreneur Ilmu Pengetahuan Sosial Manajemen Dakwah Masyarakat Islam Manajemen > Pendidikan Islam Pendidikan Islam > Pondok pesantren Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial Ekonomi > Sosial Ekonomi Ekonomi > Ekonomi Syariah Ulama |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris IPS |
| Depositing User: | 126209211024 MUHAMMAD FIKRI RIZAL IZZA |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 03:38 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 03:38 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66013 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
