INDANA JUNDATUL MILLAH, 126308211038 and ARINA HUSNA ZAINI, 199301162020122016 (2025) SELF ACCEPTANCE PADA PERSPEKTIF SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN TARBIYYATUL QUR'AN AL MANNAN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (466kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (588kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (642kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (543kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (440kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (265kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena santri baru yang sering kali mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan pondok pesantren, yang dapat memengaruhi self acceptance mereka. Self acceptance sangat berperan dalam menentukan kemampuan santri untuk bertahan, beradaptasi, dan menjalani kehidupan di pondok pesantren secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui self acceptance yang terjadi pada santri baru di Pondok Pesantren Tarbiyyatul Qur’an Al-Mannan Tulungagung. Fokus penelitian ini diarahkan pada proses tahapan dan aspek-aspek self acceptance yang dialami santri baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus adalah penelitian yang menguraikan penjelasan komprehensif dari berbagai aspek seorang individu, kelompok, organisasi (komunitas),program, atau situasi sosial. Subyek penelitian berjumlah tiga orang santri baru perempuan dan tiga orang teman dekat subyek penelitian sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Wawancara semi terstruktur adalah teknik wawancara yang telah mempersiapkan daftar pertanyaan yang akan didalami oleh peneliti dan kemudian informan dapat menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan pengalamannya. Setelah wawancara dilakukan, peneliti menganalisis hasil temuan dengan teknik analisis kualitatif yang komprehensif dan dikuatkan lagi melalui triangulasi guna meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing subyek mengalami tahapan-tahapan self acceptance yang dimulai dari denial (penolakan), anger (marah), bargainning (tawar-menawar), depression (depresi), dan acceptance (penerimaan) dengan proses yang berbeda. Prose self acceptance pada santri baru di Pondok Pesantren Tarbiyyatul Qur’an Tulungagung berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi oleh kemampuan santri dalam menyesuaikan diri. Meskipun melalui proses yang panjang dan sulit, ketiga subyek mampu bangkit kembali sehingga memiliki self acceptance serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak pondok pesantren dalam memberikan pendampingan psikologis dan pembinaan yang sesuai, agar proses self acceptance pada santri yang masih baru dapat berjalan lebih sehat, terarah, dan optimal. Dengan demikian, lingkungan pondok pesantren dapat menjadi ruang yang tidak hanya mendidik secara akademis dan keagamaan, tetapi juga membina kesehatan mental dan penerimaan diri para santri.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi > Psikologi klinis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 126308211038 INDANA JUNDATUL MILLAH |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 04:15 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 04:15 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66506 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
