ALFINA LATIFATUL ULYAH, 17301163028 (2021) SUMBER PENAFSIRAN TAFSIR AL-IBRIZ KARYA BISRI MUSTHOFA (Studi Tematik Surat Al-Fatihah). [ Skripsi ]
|
Text
Sumber Penafsiran Tafsir Al-Ibriz Karya Bisri Musthofa (Studi Tematik Surat Al-Fatihah).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Abstrak Al-Qur’an diturunkan kepada nabi Muhammad dengan latar belakang berbahasa Arab. Kemudian diajarkan dan dipelajari oleh seluruh umat Islam dari berbagai negara dan bahasa yang berbeda yang belum tentu mengerti dengan bahasa Arab. Sehingga para mufassir – utamanya mufassir Nusantara – mencoba memberikan alternatif bagi mereka yang ingin mempelajari Al-Qur’an tetapi masih awam dengan bahasa Arab, yaitu dengan tafsir Al-Qur’an berbahasa Indonesia, Melayu ataupun Jawa seperti tafsir Al-Ibriz karya Bisri Musthofa. Tafsir al-Ibriz yang ditulis dengan bahasa Jawa menjadi kontribusi besar dalam kajian tafsir karena mampu menyuguhkan al-Qur’an dengan kearifan lokal (berbahasa Jawa). Lebih penting daripada itu, tafsir al-Ibriz yang ditulis dalam bahasa Jawa ini disebutkan oleh Bisri Musthofa sendiri dalam muqaddimah kitab tafsirnya merujuk pada kitab-kitab tafsir berbahasa Arab seperti, tafsir Jalalain, tafsir al-Baidlowi, tafsir al-Khazin dan kitab-kitab lainnya. Sehingga artikel ini akan membahas sumber penafsiran kitab tafsir al-Ibriz karya Bisri Musthofa yang pembahasan akan difokuskan pada surat al-Fatihah dan juga membahas seberapa jauh pengaruh dari sumber yang dijadikan rujukan oleh Bisri Musthofa dalam tafsir al-Ibriz. Metode penelitian yang digunakan adalah tematik tokoh. Adapun Langkah-langkah teknisnya yaitu: Pertama, menetapkan tokoh yang dikaji dan objek formal yang menjadi fokus kajian, yaitu tokoh Bisri Musthofa, dengan objek formal kajiannnya tentang sumber penafsiran kitab tafsir al-Ibriz. Kedua, mengumpulkan data terkait dengan tema. Ketiga, menyajikan penafsiran kitab tafsir al-Ibriz dan kitab tafsir yang disebutkan sebagai sumber penafsiran dalam kitab tafsir al-Ibriz. Keempat, melakukan analisis data melalui metode deskriptif. Kelima, membuat kesimpulan terhadap hasil kajian. Hasil temuan dari analisis artikel ini adalah bahwa penafsiran Bisri Musthofa dalam Tafsir al-Ibriz disebutkan merujuk pada tiga kitab yaitu, Tafsir al-Jalalain, Tafsir al- Baidlowi, Tafsir al-Khazin dan kitab-kitab lainnya. Namun, dari analisis yang dilakukan pada ketiga kitab tafsir yang disebutkan oleh Bisri Musthofa tersebut tidak semua penafsirannya diambil, melainkan hanya mengambil beberapa saja dan terkadang ada tambahan penjelasan dari Bisri Musthofa sendiri. Sehingga artikel ini menunjukkan bahwa Bisri Musthofa dalam menafsirkan surat al-Fatihah mengikuti model penafsiran dari tiga tafsir yang disebutkan menjadi sumber rujukan tafsir al- Ibriz. Keywords: Bisri Musthofa, Tafsir al-Ibriz, al-Fatihah
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tafsir Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 17301163028 ALFINA LATIFATUL ULYAH |
| Date Deposited: | 17 Feb 2026 10:12 |
| Last Modified: | 17 Feb 2026 10:12 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66562 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
