MOHAMMAD FATKHUL JINAN, 126301213106 and AHMAT SAEPULOH, 198809232019031012 (2025) PENAFSIRAN LAFAZ RAUF DALAM AL-QURAN (Perspektif Tafsir Al-Mishbah). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (323kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (512kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (156kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (306kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Penafsiran Lafaz Rauf Dalam Al-Quran (Perspektif Tafsir Al-Mishbah)” ini ditulis oleh Mohammad Fatkhul Jinan, NIM. 126301213106, dengan pembimbing Ahmat Saepuloh, M. Ag Kata Kunci: Rau>f, Tafsir, Al-Mishba>h Penelitian ini membahas penafsiran lafaz raūf dalam Al-Qur’an berdasarkan perspektif Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab. Lafaz raūf, yang merupakan salah satu Asmaul Ḥusnā, memiliki makna kasih sayang yang mendalam dan kelembutan yang intens. Meski jumlah kemunculannya dalam Al-Qur’an terbatas, yakni sebanyak sebelas kali, setiap kemunculannya selalu terkait dengan konteks ilahi yang sarat akan nilai kasih sayang dan empati terhadap manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui wawasan Al-Qur’an tentang lafaz raūf dan menganalisis bagaimana Quraish Shihab menafsirkannya dalam Tafsir al-Mishbah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik (tafsīr maudhu‘ī). Sumber utama dalam penelitian ini adalah Al-Qur’an dan Tafsir al-Mishbah, didukung oleh berbagai literatur tafsir klasik dan kontemporer. Proses analisis mencakup pengumpulan ayat-ayat yang memuat lafaz raūf, penelusuran asbāb al-nuzūl, serta studi linguistik dan konteks sosial yang melatarbelakangi penafsirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab menafsirkan lafaz raūf dengan pendekatan yang moderat, humanis, dan kontekstual. Ia memaknai raūf tidak hanya sebagai atribut ketuhanan, tetapi juga sebagai pedoman etis dalam relasi sosial. Penafsiran ini menempatkan Al-Qur’an sebagai teks yang hidup dan relevan dalam merespons dinamika sosial modern. Dengan demikian, kajian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman umat Islam mengenai nilai-nilai kasih sayang dalam Al-Qur’an, serta memperkaya studi tafsir tematik kontemporer.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tafsir Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 126301213106 MOHAMMAD FATKHUL JINAN |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 05:31 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 05:31 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66588 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
