PEMENUHAN NAFKAH KELUARGA OLEH GENERASI SANDWICH DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik)

MUHAMMAD IRGI FAKHRIZAL SYIHABUDDIN, 126102212169 and NUR FADHILAH, 198011232003122002 (2025) PEMENUHAN NAFKAH KELUARGA OLEH GENERASI SANDWICH DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (428kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (227kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (186kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (284kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (152kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Muhammad Irgi Fakhrizal Syihabuddin, NIM. 126102212169, Pemenuhan Nafkah Keluarga oleh Generasi Sandwich dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik), skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, pembimbing: Dr. Hj. Nur Fadhilah, M. H. Kata Kunci: Generasi sandwich, nafkah keluarga, hukum positif, hukum Islam. Pemenuhan nafkah seharusnya menjadi tanggung jawab kedua pasangan suami istri. Namun, realitas menunjukkan bahwa generasi sandwich bertanggungjawab atas pemenuhan nafkah tidak hanya bagi keluarganya, tapi juga keluarga orang tua. Isu ini menarik untuk dikaji menggunakan perspektif hukum positif dan hukum Islam. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pemenuhan nafkah keluarga oleh generasi sandwich di Desa Tebuwung Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik? 2) Bagaimana pemenuhan nafkah keluarga oleh generasi sandwich dalam perspektif Hukum Positif? 3) Bagaimana pemenuhan nafkah keluarga oleh generasi sandwich dalam perspektif Hukum Islam? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemenuhan nafkah oleh generasi sandwich di Desa Tebuwung menunjukkan adanya beban ganda yang dipikul oleh individu usia produktif yang bertanggung jawab terhadap dua generasi sekaligus, yakni orang tua yang sudah lanjut usia dan anak-anak yang masih bergantung secara ekonomi. 2) Dalam perspektif hukum positif Indonesia, pemenuhan nafkah oleh generasi sandwich terhadap istri dan anak telah sesuai dengan ketentuan Pasal 34 UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 80 ayat (4) KHI, yang mewajibkan suami memberikan kebutuhan hidup, tempat tinggal, pendidikan, dan perawatan terhadap keluarganya sesuai kemampuannya. Kewajiban menafkahi orang tua memperoleh legitimasi normatif dari Pasal 20 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dan Pasal 304 KUHP tentang penelantaran. Dengan demikian, pemenuhan nafkah terhadap orang tua lebih bersifat moral dan sosial daripada kewajiban hukum yang formal. Di sisi lain, hukum positif masih lemah dalam mengatur distribusi tanggung jawab antar anak dalam keluarga dan belum menyediakan perlindungan atau kebijakan afirmatif bagi generasi sandwich. Negara belum hadir secara konkret dalam bentuk bantuan sosial, insentif, atau skema perlindungan hukum terhadap beban nafkah multigenerasi yang mereka tanggung. 3) Dalam perspektif hukum Islam, pemenuhan nafkah oleh generasi sandwich terhadap istri dan anak merupakan kewajiban yang bersifat wajib ‘ain berdasarkan akad pernikahan dan diperkuat oleh dalil-dalil syar’i, seperti QS. At-Talaq ayat 7 dan hadis-hadis Nabi SAW. Para ulama juga sepakat bahwa anak yang mampu wajib memberikan nafkah kepada orang tua yang tidak mampu, berdasarkan prinsip qarabah dan ajaran birrul walidain (berbakti kepada orang tua).

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 126102212169 MUHAMMAD IRGI FAKHRIZAL SYIHABUDDIN
Date Deposited: 09 Mar 2026 02:20
Last Modified: 09 Mar 2026 02:20
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66790

Actions (login required)

View Item View Item