STUDI FENOMENOLOGI TOXIC MASCULINITY REMAJA PENIKMAT MINUMAN KERAS

BASYARUDDIN ZAINUN NAFI', 126308201012 and AHMAD FAUZAN, 198407222023211009 (2025) STUDI FENOMENOLOGI TOXIC MASCULINITY REMAJA PENIKMAT MINUMAN KERAS. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (653kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (277kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (369kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (305kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (246kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (860kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Studi Fenomenologi Toxic Masculinity Remaja Penikmat Minuman Keras” ini ditulis oleh Basyaruddin Zainun Nafi’, NIM. 126308201012, dengan pembimbing Ahmad Fauzan, SS., M.Pd.I. Kata Kunci: Remaja Laki-laki, Toxic Masculinity, Konsumsi Alkohol, Interpretative Phenomenological Analysis. Remaja laki-laki kerap terlibat dalam konsumsi alkohol yang seringkali dimaknai sebagai bagian dari pembentukan identitas maskulin. Fenomena ini, diperparah oleh tekanan sosial dan internalisasi toxic masculinity, menunjukkan alkohol sebagai simbol pembuktian diri dan kekuatan. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengkaji faktor pendorong konsumsi alkohol pada remaja serta berbagai aspek maskulinitas, sedikit yang secara mendalam mengeksplorasi pengalaman subjektif remaja laki-laki Indonesia peminum alkohol terkait internalisasi toxic masculinity. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman subjektif remaja laki-laki yang mengonsumsi minuman keras, khususnya dalam memahami bagaimana mereka menghadapi dan memaknai toxic masculinity. Dengan demikian, riset ini akan mengidentifikasi dinamika psikologis dan sosial yang melatarbelakangi perilaku konsumsi alkohol pada kelompok remaja tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap partisipan yang dipilih secara purposif. Peneliti menelusuri pengalaman, tekanan sosial, serta konflik batin yang dirasakan partisipan sebagai bagian dari identitas gender mereka. Analisis dilakukan dengan menafsirkan makna subjektif berdasarkan konteks sosial dan emosional partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alkohol bukan hanya tindakan pribadi, melainkan respon terhadap tuntutan maskulinitas yang sempit. Ada tiga temuan utama: pertama, maskulinitas dianggap sebagai tuntutan sosial yang harus dibuktikan melalui konsumsi alkohol; kedua, tekanan kelompok mendorong remaja untuk menyesuaikan diri meskipun menimbulkan konflik batin; ketiga, alkohol menjadi simbol identitas sekaligus memicu krisis diri karena penerimaan sosial yang bersifat semu. Ketiga aspek ini memperlihatkan pentingnya intervensi berbasis gender untuk membangun pemahaman maskulinitas yang lebih sehat pada remaja laki-laki.

Item Type: Skripsi
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Bimbingan dan Konseling Islam > Perilaku
Psikologi
Psikologi > Psikologi sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam
Depositing User: 126308201012 BASYARUDDIN ZAINUN NAFI'
Date Deposited: 14 Apr 2026 08:42
Last Modified: 14 Apr 2026 08:42
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67086

Actions (login required)

View Item View Item