DIAH ROHMAWATI, 126302213046 and AKHOL FIRDAUS, 2027047804 (2025) DARI TRADISI KE KESETARAAN (Perbandingan Kepemimpinan Perempuan Dalam Agama Abrahamik dan Kepercayaan Lokal). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (942kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (427kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (498kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (753kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (829kB) |
Abstract
Skripsi ini dengan judul “Dari Tradisi ke Kesetaraan: Perbandingan Kepemimpinan Perempuan dalam Agama Abrahamik dan Lokal” ini ditulis oleh Diah Rohmawati, NIM 126302213046, dengan pembimbing/promootor Dr. Akhol Firdaus, M.Pd. Kata Kunci: Kepemimpinan Perempuan, Agama Abrahamik, Kepercayaan Lokal, Teologi Pembebasan, Teologi Feminis, Kesetaraan Gender, Budaya Patriarki. Kepemimpinan perempuan dalam tradisi agama Abrahamik (Islam, Yahudi, Kristen) dan keprcayaan lokal di Indonesia menghadapi tantagan besar akibat dominasi budaya patriarki yang telah mengakar. Meskipun perempuan telah berkontribusi signifikan dalam sejarah dan praktiki keagamaan, pengakuan terhadap peran kepemimpinan mereka sering terhambat oleh norma-norma sosial dan interpretasi keagamaan yang konservatif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara agama Abrahamik dan Kepercayaan Lokal, serta menganalisis peran teori teologi pembebasan dan teologi feminis dalam mendorong kesetaraan gender di ranah kepemimpinan keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data dikumpulkan melalui analisis literatur primer dan sekunder terkait kepemimpinan perempuann, teks-teks suci, serta hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini juga mengkaji kasus-kasus kepemimpinan perempuan dalam komunitas agama Abrahamik dan kepercayaan lokal, serta mengaitkannya dengan teori teologi pembebasan dan teologi feminis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama Abrahamik cenderung membatasi kepemimpinan perempuan karena interpretasi patriarkal terhadap teks suci, meskipun terdapat tokoh-tokoh perempuan yang berhasil menjadi pemimpin. Sementara itu, kepercayaan lokal di Indonesia relatif lebih inklusif dan memebrikan ruang yang lebih setara bagi perempuan dalam kepemimpinan komunitas, seperti yang terlihat pada tradisi Sapta Darma dan Kapribaden. Teori teologi pembebasan dan teologi feminis terbukti efektif sebagai kerangka analisis untukl mengkritisi dan merekonstruksi pemahaman keagamaan yang lebih adil gender, mendorong pengakuan dan pemberdayaan perempuan dalam kepemimpinan keagamaan dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan kajian agama, budaya dan teori kritis gender, serta menawarkan prespektif inovatif untuk memperkuat kesetaraan gender dalam kepemimpinan keagamaan dan Indonesia.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Barat Filsafat > Filsafat Islam Kepemimpinan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama |
| Depositing User: | 126302213046 DIAH ROHMAWATI |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:09 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:09 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67143 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
