FENOMENA PENUNDAAN PERKAWINAN OLEH GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF NORMATIF SOSIOLOGIS (Studi Kasus Di Kecamatan Sumbergempol)

ANITA KURNIA SARI, 1860102221088 and ASMAWI, 197509032003121004 (2026) FENOMENA PENUNDAAN PERKAWINAN OLEH GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF NORMATIF SOSIOLOGIS (Studi Kasus Di Kecamatan Sumbergempol). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (199kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (239kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (284kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (205kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (796kB)

Abstract

Skripsi berjudul “Fenomena Penundaan Perkawinan oleh Generasi Z dalam Perspektif Normatif Sosiologis (Studi Kasus di Kecamatan Sumbergempol)” ini ditulis oleh Anita Kurnia Sari, NIM 1860102221088, dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Asmawi Mahfudz, M.Ag. Kata Kunci: Penundaan Perkawinan, Generasi Z, Hukum Islam, Perspektif Normatif, Perspektif Sosiologis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena penundaan perkawinan di kalangan Generasi Z yang menunjukkan perubahan cara pandang terhadap pernikahan. Pernikahan tidak lagi dianggap sebagai kewajiban, tetapi sebagai pilihan hidup yang memerlukan kesiapan mental, emosional, dan finansial. Hal ini menimbulkan kesenjangan antara nilai normatif dalam hukum Islam dengan realitas sosial di masyarakat. Penelitian ini mengkaji (1) Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi keputusan Generasi Z dalam menunda perkawinan di Kecamatan Sumbergempol dan (2) Bagaimana implikasinya dari perspektif normatif dan sosiologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penundaan perkawinan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti ketidaksiapan mental, trauma, keinginan mengembangkan diri, kondisi ekonomi, biaya hidup, pengaruh media sosial, dan perubahan nilai masyarakat, 2) dalam perspektif normatif, penundaan diperbolehkan selama memiliki alasan yang rasional dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam, sedangkan dalam perspektif sosiologis, fenomena ini mencerminkan perubahan sosial di mana Generasi Z lebih rasional dan selektif dalam mengambil keputusan menikah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penundaan perkawinan memiliki dampak positif berupa kesiapan yang lebih matang, namun juga berdampak negatif seperti meningkatnya individualisme dan potensi penyimpangan dari norma sosial dan agama. Oleh karena itu, fenomena ini perlu dipahami secara seimbang antara nilai normatif dan realitas sosial.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102221088 ANITA KURNIA SARI
Date Deposited: 08 Jun 2026 03:44
Last Modified: 08 Jun 2026 03:44
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67984

Actions (login required)

View Item View Item