IMTITSAL MUTHMAINNAH, 1860102222143 and MUHAMMAD MUFTI AL ANAM, 19870814201801100 (2026) PENGASUHAN SEBAGAI KEWAJIBAN NAFKAH NONMATERIAL ORANG TUA TERHADAP ANAK (Studi Kasus Keluarga di Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (482kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) |
|
|
Text
BAB III .pdf Restricted to Registered users only Download (126kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Text
BAB V .pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text
BAB VI .pdf Restricted to Registered users only Download (41kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN .pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pengasuhan anak Sebagai kewajiban Nafkah Nonmaterial Orang Tua Terhadap Anak (Studi Kasus Keluarga di Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar)” ini ditulis oleh Imtitsal Muthmainnah, NIM. 1860102222143, dengan pembimbing Muhammad Mufti Al Anam, M.H.I. Kata Kunci: Pengasuhan anak, Nafkah Nonmaterial, Orang Tua, Anak, Keluarga. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pemenuhan kewajiban orang tua terhadap anak pasca perceraian yang lebih fokus pada aspek material, sementara aspek nonmaterial seperti kasih sayang, perhatian, pendidikan moral, dan bimbingan keagamaan sering kali kurang mendapatkan perhatian. Padahal, dalam fikih klasik, pengasuhan anak tidak hanya mencakup pemeliharaan fisik dan pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga pemenuhan kebutuhan nonmaterial yang berperan penting dalam pembentukan karakter, perkembangan kepribadian, serta masa depan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui pelaksanaan pengasuhan anak sebagai kewajiban nafkah nonmaterial orang tua terhadap anak dalam keluarga di Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar; (2) menganalisis relevansi pengasuhan anak dengan fikih klasik dan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis, yaitu menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan secara sistematis dan kemudian dianalisis berdasarkan perspektif fikih klasik dan hukum positif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pengasuhan anak sebagai kewajiban nafkah nonmaterial di Desa Sawentar lebih banyak dipahami dalam bentuk pemenuhan kebutuhan fisik dan material, sedangkan nafkah nonmaterial anak belum dilaksanakan secara optimal dan seimbang. Sehingga terjadinya ketimpangan pengasuhan khususnya pada anak yang hanya mendapatkan kehadiran salah satu orang tua.; (2) Praktik pengasuhan anak di Desa Sawentar secara umum telah relevan dengan ketentuan fikih klasik dan hukum positif dalam hal penentuan hak asuh dan pemenuhan nafkah material anak, namun dalam aspek pemenuhan nafkah nonmaterial masih belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip fikih klasik dan hukum positif yang menekankan pentingnya kepentingan terbaik bagi anak. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan tanggung jawab bersama dari kedua orang tua untuk tetap memenuhi hak-hak anak secara menyeluruh, baik material maupun nonmaterial, meskipun telah terjadi perceraian.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102222143 IMTITSAL MUTHMAINNAH |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 07:37 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 07:37 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
