ANALISIS EKOTEOLOGI DAN PRINSIP HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP FENOMENA PENURUNAN TANAH (Studi Kasus di Desa Banjarasri Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo)

MAULIDA RAHMAH LAYYIN SYIFA, 1860101221021 and FATHUL IHSANI, 199001032025211016 (2026) ANALISIS EKOTEOLOGI DAN PRINSIP HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP FENOMENA PENURUNAN TANAH (Studi Kasus di Desa Banjarasri Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (773kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (366kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (641kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (307kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (393kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (303kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan tanah yang berada di tiga desa salah satunya Desa Banjarasri. Penurunan tanah disebabkan oleh eksploitasi gas hingga timbullah banjir yang tidak kunjung surut tiap tahunnya. Hal ini berdampak pada ekonomi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis ekoteologi, prinsip hukum ekonomi syariah serta aktivitas ekonomi pra dan pasca banjir terhadap fenomena penurunan tanah. Rumusan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada tiga aspek, yaitu: (1) bagaimana ekoteologi mengkaji fenomena penurunan tanah?, (2) bagaimana prinsip hukum ekonomi syariah mengkaji fenomena penurunan tanah? dan (3) bagaimana aktivitas ekonomi masyarakat pra-pasca banjir?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan yuridis-kualitatif, berfokus pada analisis tiga subjek yakni ekoteologi, prinsip hukum ekonomi syariah dan aktivitas ekonomi pra-pasca banjir. Data primer diperoleh dari hasil wawancara masyarakat dan perusahaan yang terkait, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur hukum, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ekoteologi memandang fenomena penurunan tanah sebagai bentuk ketidakseimbangan hubungan manusia dengan alam. Masyarakat yang rutin gotong royong menunjukkan adanya tanggung jawab ekologis yang sejalan dengan konsep ekoteologi bahwa pendekatan religius memiliki peran penting dalam membentuk etika lingkungan. (2) Prinsip hukum ekonomi syariah memandang fenomena penurunan tanah sebagai bentuk ketidaksesuaian antara aktivitas ekonomi dengan nilai-nilai syariah. Salah satunya prinsip al-‘adl (keadilan) dimana adanya ketimpangan distribusi manfaat dan risiko yakni, perusahaan mendapat keuntungan dari pengeboran sedangkan masyarakat harus menerima dampak kerugian dari kejadian tersebut. (3) Pra banjir ekonomi masyarakat relatif stabil. Saat banjir ekonomi menurun 80% dan para petani mengalami kerugian miliyaran karena lahan tidak dapat difungsikan, dan pasca banjir masyarakat mulai bisa beraktivitas kembali meski sepenuhnya belum stabil.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Hukum > Hukum Islam
Hukum > Perjanjian
Hukum > Perlindungan Hukum
Hukum > Undang-undang
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1860101221021 MAULIDA RAHMAH LAYYIN SYIFA
Date Deposited: 08 Jun 2026 02:37
Last Modified: 08 Jun 2026 02:37
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68098

Actions (login required)

View Item View Item