MOHAMMAD ZAKY FIKRI, 1860102222219 and MUHAMMAD MUFTI AL ANAM, 19870814201801100 (2026) REAKTUALISASI KONSEP NAFKAH BERBASIS QIRĀ’AH MUBĀDALAH TERHADAP ISTRI YANG BEKERJA SEBAGAI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (Studi Pada Masyarakat Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (745kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (430kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (60kB) |
|
|
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf Download (171kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (984kB) |
Abstract
Mohammad Zaky Fikri, NIM 1860102222219, Skripsi dengan judul Reaktualisasi Konsep Nafkah Berbasis Qirā’ah Mubādalah Terhadap Istri Yang Bekerja Sebagai Pekerja Migran Indonesia (Studi Pada Masyarakat Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Dosen Pembimbing: Muhammad Mufti Al Anam, M.H.I. Kata Kunci: Reaktualisasi, Nafkah, Qirā’ah Mubādalah, PMI. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya perempuan yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Kondisi tersebut memunculkan perubahan dalam pola relasi rumah tangga, khususnya terkait konsep nafkah dan pembagian peran antara suami dan istri. Dalam praktiknya, istri tidak lagi hanya diposisikan sebagai penerima nafkah, tetapi juga turut berperan membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pemaknaan konsep nafkah yang sebelumnya dipahami secara normatif menjadi lebih fleksibel dan kontekstual sesuai kondisi sosial masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji reaktualisasi konsep nafkah berbasis qirā’ah mubādalah terhadap istri yang bekerja sebagai PMI. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui bentuk reaktualisasi konsep nafkah terhadap istri dalam keluarga PMI di Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek; dan (2) menganalisis teori qirā’ah mubādalah tentang reaktualisasi konsep nafkah terhadap istri dalam keluarga PMI di Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif berjenis empiris atau field research (penelitian lapangan). Pendekatan yang diadopsi mencakup kualitatif deskriptif-analitis. Peneliti mengumpulkan sumber data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari masyarakat Desa Karanggandu, khususnya keluarga PMI, tokoh agama, serta perangkat desa. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Selain itu, peneliti memvalidasi keabsahan data dengan triangulasi, perpanjangan penelitian dan juga meningkatkan ketekunan dalam pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) reaktualisasi konsep nafkah dalam keluarga PMI di Desa Karanggandu menunjukkan adanya perubahan pemahaman terhadap konsep nafkah yang sebelumnya dipahami secara normatif menjadi lebih kontekstual. Kewajiban nafkah tetap berada pada suami, namun dalam praktiknya istri juga dapat berperan membantu memenuhi kebutuhan keluarga sebagai bentuk kerja sama rumah tangga. Fenomena tersebut merupakan bentuk penyesuaian konsep nafkah dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat modern tanpa menghilangkan tanggung jawab utama suami; (2) dalam perspektif teori Qirā’ah Mubādalah, praktik tersebut mencerminkan adanya prinsip kesalingan (mubādalah) antara suami dan istri dalam menjalankan peran dan tanggung jawab keluarga, yang didasarkan pada kerja sama, keadilan, dan kemaslahatan bersama. Sehingga relasi dalam keluarga tidak lagi dipahami secara kaku, melainkan sebagai kemitraan yang saling melengkapi, di mana istri berperan membantu perekonomian keluarga dan suami tetap menjalankan tanggung jawabnya.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102222219 MOHAMMAD ZAKY FIKRI |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:45 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:45 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68353 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
