ALFIYANTI AGUSTINA, 1860309222087 and REFKI RUSYADI, 198612272023211020 (2026) GELAR HAJI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT: ANTARA STATUS SOSIAL DAN RELIGIUSITAS (Studi Di Desa Kendal Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (332kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (371kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (472kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (517kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (331kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (468kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (125kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Gelar Haji dalam Kehidupan Sosial Masyarakat: Antara Status Sosial dan Religiusitas” (Studi di Desa Kendal Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan) ini ditulis oleh Alfiyanti Agustina, NIM. 1860309222087, dengan Promotor Dr. Refki Rusyadi, S.S., M.Pd.I. Kata Kunci: Gelar Haji, Status Sosial, Religiusitas. Penelitian ini mengkaji fenomena penyematan gelar “haji” dalam kehidupan sosial masyarakat di Desa Kendal Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, dengan fokus pada posisi, makna, dan bentuk-bentuk perlakuan sosial yang diberikan kepada penyandang gelar haji. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara terstruktur terhadap tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat non bergelar haji, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gelar haji diposisikan sebagai status sosial tinggi di Desa Kendal karena dipengaruhi oleh tiga faktor utama: nilai religius masyarakat yang memandang haji sebagai puncak ritual agama, faktor ekonomi karena keberangkatan haji memerlukan pengorbanan finansial yang besar (menabung), serta tradisi sosial penghormatan yang diwariskan turun-temurun. (2) Bentuk perlakuan sosial masyarakat terhadap penyandang gelar haji meliputi pemberian peran dalam kegiatan keagamaan (memimpin doa, tahlil, atau ceramah), perlakuan istimewa dalam forum sosial (ditempatkan di barisan depan), serta perubahan pola komunikasi harian melalui penggunaan sapaan khusus (Pak Kaji/Bu Kaji) dan sikap yang lebih sopan sebagai bentuk ngajeni (menghormati).
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama > Budaya Agama > Haji Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | 1860309222087 ALFIYANTI AGUSTINA |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:21 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:21 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69030 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
