MAHENDRA MAULANA SUBADAR, 1860312221005 and ALI ABDUR ROHMAN, 198706302019031012 (2026) STUDI LIVING HADIS DALAM TRADISI BURI DI DESA WATUAGUNG BUNGAH GRESIK. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (702kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (598kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (778kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (757kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (441kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (960kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (835kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (535kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (461kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Studi Living Hadis Dalam Tradisi Buri Di Desa Watuagung Bunga Gresik ” Ini ditulis oleh Mahendra Maulana Subadar, NIM. 1860312221005, Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dengan pembimbing Ali Abdur Rohman, S.Ud., M.Ag Kata kunci : Tradisi Buri , Living Hadis , Nilai Spiritual Penelitian ini berjudul “Studi Living Hadis dalam Tradisi Buri di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transmisi pemaknaan dan praktik hadis dalam tradisi buri, menjelaskan bentuk dan pelaksanaan tradisi buri, serta menganalisis akulturasi nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Tradisi buri merupakan kegiatan panen ikan tambak yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir dan mengandung dimensi sosial, budaya, dan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, petani tambak, serta pelaku tradisi buri di Desa Watuagung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perspektif living hadis dan teori interaksi simbolik George Herbert Mead untuk memahami proses pembentukan, pewarisan, dan pemaknaan nilai-nilai hadis dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi pemaknaan dan praktik hadis dalam tradisi buri berlangsung melalui proses pewarisan antargenerasi, keteladanan tokoh agama dan masyarakat, serta interaksi sosial yang terus berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi buri dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu penentuan waktu panen, selametan, persiapan alat, proses panen ikan, dan ngerege. Dalam setiap tahapan tersebut terkandung nilai-nilai hadis seperti syukur, tolong-menolong (ta‘āwun), kebersamaan (ukhuwah), sedekah, dan solidaritas sosial. Nilai-nilai tersebut tidak selalu dipahami secara tekstual sebagai hadis, tetapi telah terinternalisasi dalam praktik sosial masyarakat dan diwariskan sebagai bagian dari kearifan lokal. Tradisi buri juga menunjukkan adanya akulturasi antara budaya lokal dan ajaran Islam, sehingga menjadi bentuk nyata living hadis yang hidup dan berkembang dalam masyarakat pesisir Desa Watuagung.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Al Hadist |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Hadits |
| Depositing User: | 1860312221005 MAHENDRA MAULANA SUBADAR |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 02:30 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 02:30 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69123 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
